6 Seri SUN Dilelang 17 Oktober

Jumat, 13 Oktober 2017

Jakarta, MINDCOMMONLINE.COM –  Lelang Surat Utang Negara (SUN) dengan  target indikatif Rp 15 triliun dan target maksimal Rp 22,5 triliun akan dilaksanakan pada Selasa (17/10).  Kali ini ada enam seri SUN  yang akan dilelang. Yakni, seri  SPN03180118, SPN12181004, FR0061, FR0059, FR0075, dan FR0076.

 Berikut   pokok-pokok terms & conditions  SUN yang akan dilelang :

Terms & Conditions SPN ON
Seri SPN03180118

(New Issuance)

SPN12181004

(Reopening)

FR0061

(Reopening)

FR0059

(Reopening)

FR0075

(Reopening)

Jatuh Tempo 18 Januari 2018 4 Oktober 2018 15 Mei 2022 15 Mei 2027 15 Mei 2038 15 Mei 2048
Tingkat Kupon Diskonto Diskonto 7,00000% 7,00000% 7,50000% 7,37500%
Pembayaran Kupon 15 Mei dan 15 November 15 Mei dan 15 November 15 Mei dan 15 November 15 Mei dan 15 November
Alokasi Pembelian Non-Kompetitif Maksimal 50% (dari yang dimenangkan) Maksimal 30% (dari yang dimenangkan)

sumber: Ditjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan

Penjualan SUN tersebut akan dilaksanakan dengan menggunakan sistem pelelangan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia. Lelang bersifat terbuka (open auction), menggunakan metode harga beragam (multiple price).

Pemenang lelang yang mengajukan penawaran pembelian kompetitif (competitive bids) akan membayar sesuai dengan yield yang diajukan. Pemenang lelang yang mengajukan penawaran pembelian non-kompetitif (non-competitive bids) akan membayar sesuai dengan yield rata-rata tertimbang (weighted average yield) dari penawaran pembelian kompetitif yang dinyatakan menang.

“Pemerintah memiliki hak untuk menjual keenam seri SUN tersebut lebih besar atau lebih kecil dari jumlah indikatif yang ditentukan. SUN yang akan dilelang mempunyai nominal per unit sebesar Rp 1  juta, ” bunyi keterangan resmi Ditjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, Kamis.

Pada prinsipnya, semua pihak, baik investor individu maupun institusi, dapat menyampaikan penawaran pembelian (bids) dalam lelang. Namun dalam pelaksanaannya, penyampaian penawaran pembelian harus melalui Peserta Lelang sebagaimana diatur sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 43/PMK.08/2013 tentang Lelang Surat Utang Negara dalam mata Uang Rupiah dan valuta asing di pasar perdana domestik, sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Menteri Keuangan 4/PMK.08/2017.  (rud)

Leave a Comment