BI – Polri Bersinergi Jaga Stabilitas Ekonomi

Senin, 20 November 2017

Jakarta, MINDCOMMONLINE.COM  – Bank Indonesia (BI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terus bersinergi dalam menjaga stabilitas ekonomi Indonesia. Kedua pihak memang memiliki peran dalam mendukung tercapainya stabilitas, khususnya dengan penetapan Polri sebagai anggota Tim Pengendali Inflasi Nasional. Dalam kapasitas tersebut, Polri berperan aktif menjaga tingkat inflasi, baik melalui tindakan preventif maupun penegakan hukum.

Untuk mendukung pelaksanaan tugas menjaga stabilitas ekonomi, BI dan Polri melaksanakan program edukasi terkait dengan topik ekonomi dan keuangan. Salah satunya adalah program edukasi bagi Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) di Indonesia dan Kepala Kantor Perwakilan Dalam Negeri Bank Indonesia, yang dilaksanakan Jumat   (17/11) di Jakarta.

Hadir dalam kegiatan  ini   Gubernur Bank Indonesia, Agus D.W. Martowardojo, Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, serta Kepala Badan Pemelihara Keamanan Polri, Komjen Pol Moechgiyarto.

Dalam menjaga inflasi di daerah, peran sentral dipegang oleh Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID). Agar dapat melaksanakan tugas dengan baik, para Kapolda sebagai anggota TPID perlu memiliki pemahaman komprehensif mengenai perekonomian di daerah masing-masing, baik dari sisi fiskal maupun moneter.

“Untuk itu, materi antara lain mencakup pembahasan mengenai bauran kebijakan makroekonomi nasional, pengendalian inflasi nasional dan daerah, serta peran penegakan hukum dalam stabilisasi ekonomi,” bunyi informasi yang dilansir di laman Bank Indonesia .

Narasumber yang hadir dan berbagi pengetahuan adalah Kepala Bareskrim, Komjen Pol Ari Dono Sukmanto;  Walikota Pontianak, Sutarmidji;  serta narasumber dari Bank Indonesia. Kegiatan ditutup oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia, Sugeng.

“Dengan sinergi yang berkesinambungan antara Bank Indonesia, Polri, serta lembaga terkait lainnya, diharapkan pelaksanaan tugas dan kewajiban masing-masing lembaga menjadi semakin kuat, untuk mendukung terjaganya stabilitas ekonomi negeri,” demikian bank sentral. (ray)

Leave a Comment