Ekonomi Syariah Bisa Menjadi Solusi Kesenjangan Sosial

Selasa, 25 Juli 2017

Jakarta, MINDCOMMONLINE.COM -Bank Indonesia terus mendorong peran ekonomi syariah dalam mendukung pertumbuhan dan ketahanan ekonomi nasional. Demikian disampaikan Gubernur Bank Indonesia, Agus D.W. Martowardojo, dalam diskusi panel bertajuk “Peran Ekonomi Syariah dalam Arus Baru Ekonomi Indonesia”, Senin   (24/07), di Jakarta.

Dilaksanakan bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI), diskusi panel diharapkan dapat menghasilkan suatu kerangka kerja nyata yang dapat diimplementasikan bagi kemajuan perekonomian Indonesia.

“Ekonomi syariah dinilai merupakan salah satu jawaban atas permasalahan ekonomi yang masih terdapat di Indonesia, yaitu kesenjangan sosial,” jelas Agus.

Sistem ekonomi syariah, lanjutnya,  merupakan sistem ekonomi yang menjunjung tinggi keadilan, kebersamaan, dan keseimbangan dalam pengelolaan sumber daya. Ekonomi syariah juga dilengkapi dengan mekanisme distribusi harta kepada masyarakat miskin serta dorongan partisipasi masyarakat untuk berkontribusi bagi kepentingan publik, sehingga bersifat inklusif.

Kerja sama dengan MUI dilakukan mengingat kontribusi organisasi tersebut dalam membangun dan mengembangkan perekonomian nasional yang berlandaskan prinsip syariah.

Pengembangan program ekonomi dan keuangan syariah secara nasional diharapkan akan memberikan dampak yang positif dan signifikan terhadap pertumbuhan sektor produksi yang semakin kuat dan merata, meningkatkan daya tahan ekonomi (resilience) terhadap gangguan, baik internal maupun eksternal, meningkatkan stabilitas dan efisiensi sektor keuangan syariah, membuka peluang pelaksanaan program literasi ekonomi syariah, serta mendorong program penelitian dan inovasi untuk semakin berkembang guna menjawab segala tantangan perekonomian Indonesia di masa sekarang dan yang akan datang. (dya)

Leave a Comment