Harga Minyak Dunia Turun

Kamis, 19 Januari 2017

Jakarta, MINDCOMMONLINE.COM-Harga minyak dunia berakhir lebih rendah pada Rabu (19/1) (Kamis, 20/1, pagi WIB), karena pasar memperkirakan produsen minyak Amerika Serikat meningkatkan produksinya.

Produksi minyak serpih (shale oil) akan pulih dari penurunan tiga bulan pada Februari, Badan Informasi Energi AS (EIA) mengatakan dalam sebuah laporan produktivitas pengeboran pada Selasa (17/1).

Perusahaan-perusahaan energi AS meningkatkan aktivitas pengeboran mereka, karena harga minyak mentah berada di kisaran dekat tingkat tertinggi dalam 18-bulan.

Produksi di AS pada Februari akan meningkat 40.750 barel per hari menjadi 4,748 juta barel per hari, menurut laporan tersebut.

Patokan AS, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Februari berkurang US$ 1,4 menjadi menetap di US$ 51,08 per barel di New York Mercantile Exchange.

Sementara itu, patokan global, minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Maret, turun US$ 1,55 menjadi ditutup pada US$ 53,92 per barel di London ICE Futures Exchange, demikian Xinhua. (ki)

 

Leave a Reply