Jalur Puncak Ditutup, Pengusaha Merugi

Rabu, 14 Februari 2018

Jakarta, MINDCOMMONLINE.COM-Pengusaha rumah makan dan hotel di Jalur Puncak-Cianjur, Jawa Barat, diperkirakan merugi hingga miliaran rupiah setiap harinya semenjak jalur tersebut ditutup dalam 10 hari terakhir akibat longsor, demikian diungkap Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Cianjur, Nano Indrapraja.

Menurut Nano, sedikitnya 37 pengusaha hotel, restoran, maupun lokasi wisata yang tersebar di Puncak-Cipanas, mengalami kerugian karena sepinya kunjungan.

“Kerugian hotel, restoran maupun lembaga pendidikan hotel mencapai Rp 1,5 miliar perhari karena sejak satu pekan terakhir, tidak ada tamu sama sekali. Sehingga pengusaha harus pintar menekan pengeluaran, bahkan tidak sedikit yang merumahkan karyawan,” katanya , Selasa (13/2).

Dia menilai rencana pembukaan jalur menjelang akhir pekan menjadi angin segar bagi pengusaha terkait, terlebih sentra usaha di bidang perhotelan, kuliner dan wisata dapat kembali beroperasi seperti biasanya dan wisatawan kembali meningkat.

“Kami tidak mau mengambil risiko kalau memang kondisi pembukaan jalan dinilai memungkinkan, kami menyambut dengan positif karena hingga saat ini, pengusaha di jalur utama Puncak-Cipanas, kebingungan sampai kapan jalur akan dibuka,” katanya. (ki)

Leave a Comment

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com