Kemenkeu Usulkan Pagu Anggaran Rp 45,68 Triliun

Rabu, 13 September 2017

Jakarta, MINDCOMMONLINE.COM-Kementerian Keuangan mengusulkan pagu anggaran untuk kegiatan operasional unit kerja sebesar Rp 45,68 triliun pada Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2018.

“Tugas dan ruang lingkup luas dan lebar dan sangat banyak, meliputi berbagai kegiatan yang strategis,” kata Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan Hadiyanto dalam rapat kerja dengan Komisi XI membahas rencana kerja Kemenkeu di Jakarta, Selasa (12/9).

Hadiyanto memaparkan pagu anggaran tersebut dimanfaatkan untuk Sekretariat Jenderal Rp 19 triliun, Inspektorat Jenderal Rp 118,34 miliar, Direktorat Jenderal Anggaran Rp 154 miliar dan Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Rp 134 miliar.

“Untuk Sekjen terdapat kegiatan IMF-World Bank Annual Meeting pada 2018 di Bali. Dilihat dari rincian strategis dan outcomenya, IMF ini sangat penting karena menjadi ajang promosi bagi Indonesia,” katanya.

Selain itu, Direktorat Jenderal Pajak Rp 7,4 triliun, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Rp 3,3 triliun, Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Rp 119,5 miliar dan Badan Kebijakan Fiskal Rp 157 miliar.

“Untuk DJP, pagu dibutuhkan untuk modernisasi sistem dan untuk DJBC dimanfaatkan untuk peningkatan kegiatan pengawasan bea dan cukai,” kata Hadiyanto.

Pagu untuk unit lainnya adalah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Rp 12,5 triliun, Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Rp 872 miliar dan Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan Rp731 miliar.

Meski demikian, dalam rapat kerja tersebut, Komisi XI belum memberikan persetujuan atas usulan pagu Kementerian Keuangan, karena masih membutuhkan pendalaman lebih lanjut melalui konsinyering.

Menurut rencana, konsinyering tersebut berlangsung pada Kamis (14/9). (ki)

Leave a Comment