Ketua KPK: Tinggal Tunggu Waktu Peserta Pilkada 2018 Bakal Jadi Tersangka

Selasa, 6 Maret 2018

Jakarta, MINDCOMMONLINE.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih menunggu waktu yang tepat untuk menetapkan status tersangka kepada beberapa calon kepala daerah yang mengikuti Pemilihan Kepala Daerah serentak 2018. Potensi korupsi ditengarai meningkat menjelang Pilkada.

Belakangan KPK menangkap tangan beberapa calon kepala daerah yang menjadi peserta Pilkada. Namun, ternyata masih ada beberapa calon kepala daerah lainnya yang diduga melakukan korupsi dan akan segera ditindak. “Info yang kami dapatkan, saat ini ada beberapa calon yang maju Pilkada yang 95 persen akan jadi tersangka,” kata Ketua KPK Agus Rahardjo ┬ádalam Rakernis Polri di Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara, hari ini.

“Ada beberapa yang sekarang running di Pilkada itu terindikasi sangat kuat mereka melakukan korupsi,” kata Agus, seperti dikutip kompas.com.

Namun, Agus enggan menyebut jumlah pasti peserta Pilkada yang diincar KPK. Pihaknya membidik tak hanya peserta di Jawa, tetapi juga luar Jawa.

Ia mengatakan, calon yang diciduk KPK biasanya merupakan petahana atau yang kembali mencalonkan diri menjadi kepala daerah di tingkatan lebih tinggi. Namun, hal ini masih menjadi pembahasan kelima pimpinan.

“Apakah tidak sebaiknya kita umumkan tersangkanya sebelum pemilihan? Jadi supaya masyarakat ada info supaya ini tidak usah dipilih. Nanti akan kita bicarakan,” kata Agus.

Adapun mereka yang telah terdaftar sebagai calon kepala daerah dan berakhir di tangan KPK, yakni Bupati Jombang Nyono Suharli, Bupati Ngada Marianus Sae yang maju sebagai calon gubernur NTT. Kemudian, Bupati Subang Imas Aryumningsih, yang kembali mencalonkan diri sebagai bupati. Terakhir, Bupati Lampung Tengah, Mustafa, yang mencalonkan diri sebagai gubernur Lampung. (au)

Leave a Comment

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com