Nilai Investasi KEK Galang Batang Rp 36,3 Triliun

Jumat, 13 Oktober 2017

Jakarta, MINDCOMMONLINE.COM-Nilai investasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Galang Batang, Kecamatan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, mencapai Rp36,3 triliun.

Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja Bintan, Hasfarizal Handra, di Galang Batang, Jumat (13/10), mengatakan KEK berada di lahan seluas 2.590 hektare dengan nilai investasi berkisar Rp 36,3 triliun untuk masa enam tahun.

“Pengusul dan pengelola dari pembangunan KEK Bintan ini adalah PT Bintan Alumina Indonesia ( BAI ) yang berencana akan membangun pabrik pengolahan dan pemurnian (smelter) untuk pertambangan,” ujarnya.

Galang Batang, menurut dia, akan menjadi pusat pertumbuhan perindustrian baru di Bintan dan kawasan itu diyakini akan berkembang pesat.

“Ini menjadi mesin perekonomian baru di Bintan, yang menguntungkan bagi masyarakat dan daerah,” ucapnya.

Ia memberi apresiasi kepada Presiden Joko Widodo yang telah menandatangani Peraturan Pemerintah Nomor 42 tahun 2017 tentang KEK di Galang Batang. “Kalau tidak ada hambatan, rencananya Presiden juga akan meresmikan ” ujarnya.

Sebelumnya, Bupati Bintan Apri Sujadi mengatakan KEK di Galang Batang akan mampu memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, sektor industri, sektor tenaga kerja dan juga pariwisata di Kabupaten Bintan.

“Kawasan Ekonomi Khusus di Galang Batang sudah ditandatangani Presiden. Saya yakin, pertumbuhan sektor ekonomi, industri, tenaga kerja bahkan sektor pariwisata akan bergerak naik,” ujarnya.

Di kawasan itu juga terdapat sejumlah kemudahan bagi investor, mulai dari insentif fiskal, jaminan investasi, kepastian hukum, pelayanan satu atap, hingga pembangunan infrastruktur.

Pemerintah memberi kemudahan kepada para investor untuk berinvestasi. “Akan ada kemudahan investasi di KEK, namun tentunya harus sesuai regulasi dan kewenangan, baik pemerintah pusat maupun daerah,” ujarnya.

Apri mengatakan, pemerintah daerah memiliki komitmen untuk memingkatkan investasi di daerah tersebut. Investasi diharapkan memberi dampak positif bagi masyarakat sekitar dan daerah. “Bintan sudah membuktikan memiliki potensi dan daya tarik bagi investor,” demikian Apri Sujadi. (ki)

Menjaring Turis Malaysia Lewat Paket Khusus

Jumat, 13 Oktober 2017

Jakarta, MINDCOMMONLINE.COM- Kementerian Pariwisata  bekerja sama dengan beberapa operator feri dan industri pariwisata di Kepulauan Batam meluncurkan paket khusus bagi wisatawan Malaysia, guna menjaring turis asal negeri Jiran ini.

Perkenalan paket khusus tersebut disampaikan Direktur Promosi untuk Asia Tenggara Kementerian Pariwisata Republik Indonesia Rizki Handayani di Johor Bahru, Kamis (12/10), dalam jumpa pers didampingi Ketua Malaysia Association Travel and Tour Agent (MATTA) Chapter Johor Kathryn Lee dan Konjen KJRI Johor Bahru Haris Nugroho.

Pengunjung warga negara asing yang ingin menjelajahi Batam dari Pelabuhan Sulang Laut Johor sekarang bisa mengambil paket perjalanan dengan harga sangat spesial, terutama dari Senin sampai Kamis yang ditawarkan dengan beberapa penawaran promo panas.

Tiket feri dari Sulang Laut ke Batam dijual dengan harga Ringgit Malaysia (RM) 105 termasuk biaya terminal. Harga ini jauh lebih murah dari harga normal, yaitu RM 162.

Harga ini berlaku untuk perjalanan dengan Citra Ferry dan Indomas ke Batam Center.

“Untuk mendapatkan tiket RM 105, wisatawan hanya perlu memilih satu dari 250 paket wisata yang tersedia dari 60 industri pariwisata, seperti hotel, spa, golf,” katanya.

Rizki Handayani menegaskan pihaknya telah bekerja sama dengan operator feri dan industri pariwisata di Batam untuk membuat paket khusus bagi wisatawan.

“Pencitraan Wonderful Indonesia akan ditempatkan di Citra Ferry dan Indomas Ferry dengan informasi harga dan paket menarik. Sebagai nilai tambah, wisatawan juga bisa menikmati kopi dan kudapan tradisional di atas kapal feri,” ujar Rizki Handayani.

Salah satu pemilik spa di Batam juga tertarik dengan program tersebut.

“Program ini mendorong industri pariwisata di Batam untuk meraih lebih banyak pengunjung. Saya sendiri sudah membuat paket spa seharga RM 60, lebih murah dari harga normal, yaitu RM 100,” ujar salah satu pemilik spa.

Program ini telah memberi manfaat bagi banyak pihak, pemangku kepentingan, dan industri sehingga para pengunjung yang berlibur ke Batam dapat benar-benar merasakan layanan terbaik dengan harga dan paket yang terjangkau.

Harga dan paket khusus ini akan ditawarkan hingga akhir 2017, dan akan diulang di tahun depan jika hasilnya memuaskan.

“Untuk mempromosikan program ini, mulai 12-15 Oktober 2017, kami akan menggelar penjualan konsumen di Aeon Mall Kulai dengan semua agen perjalanan di Johor Bahru sebagai peserta untuk melakukan penjualan program penawaran hot ini,” kata Rizki Handayani. (sr)

Leave a Comment