Pembangunan Properti Residensial Masih Andalkan Dana Internal Perusahaan

Selasa, 16 Mei 2017

Jakarta, MINDCOMMONLINE.COM – Hasil  Survei Harga Properti Residensial (SHPR) Bank Indonesia pada triwulan I 2017  menunjukkan bahwa dana internal perusahaan masih menjadi andalan pengembang dalam pembangunan properti residensial.

“Sebagian besar pengembang (54,14%) menyatakan bahwa dana internal perusahaan masih menjadi sumber utama pembiayaan pembangunan properti,” bunyi informasi yang dilansir di laman Bank Indonesia, Senin.

Sementara itu, dari sisi konsumen, fasilitas kredit pemilikan rumah (KPR)  (74,31%) tetap menjadi pilihan utama dalam melakukan transaksi pembelian properti.

 Hasil survei tersebut mengindikasikan peningkatan pertumbuhan harga properti residensial di pasar primer. Hal ini tercermin dari Indeks Harga Properti Residensial triwulan I 2017 yang tumbuh sebesar 1,23% (qtq), naik dari 0,37% (qtq) pada triwulan sebelumnya.

Kenaikan harga rumah terjadi pada semua tipe rumah, terutama tipe kecil, dengan kenaikan tertinggi terindikasi di Surabaya. Peningkatan harga rumah terutama berasal dari kenaikan harga bahan bangunan dan upah pekerja.

Di tengah meningkatnya pertumbuhan harga rumah, volume penjualan properti residensial mengindikasikan perlambatan. Volume penjualan pada triwulan I 2017 tumbuh sebesar 4,16% (qtq), melambat dibandingkan dengan 5,06% (qtq) pada triwulan sebelumnya. Hal ini sejalan dengan indikasi penyaluran KPR dan KPA  (kredit pemilikan apartemen) pada triwulan I 2017 yang masih belum kuat. (rud)

Leave a Comment