Pemerintah akan Bangun Rusun untuk Korban Banjir Garut

Jumat, 30 September 2016

Jakarta, MINDCOMMONLINE.COM – Pemerintah akan membangun  dua tower  rumah susun (rusun) untuk korban banjir bandang di Garut.

“Juga di Sumedang, ini juga sama. Tapi rusun atau tidak rusun nanti masih akan dicek di lapangan,” kata Presiden  Joko Widodo setelah Peninjauan Penanganan Pasca Bencana Banjir Bandang di Garut, Jawa Barat, Kamis (29/9).

Selain rusun, pemerintah juga akan membangun    sarana umum seperti   rumah sakit  dan sekolah.

“Untuk rumah sakit ini masih dalam proses perhitungan apakah akan dibangun yang sudah ada di sini, karena ini adalah daerah saya kira yang rawan bencana, ataukah akan direlokasi ke tempat yang lain. Tadi saya sampaikan kepada Pak Bupati kalau ada lahan yang lebih aman, akan lebih bagus kalau dibangun di tempat itu. Tapi lahannya belum ketemu, jadi belum diputuskan yang ini. Kemudian untuk sekolah-sekolah saya kira kerusakan-kerusakan akan juga segera dikerjakan,” papar Jokowi.

Terkait  kerusakan  lingkungan di    hulu daerah aliran sungai Cimanuk,  akan dilakukan proses-proses dalam rangka konservasi lahan dan  konservasi tanah, serta  penataan ruang  agar vegetasi-vegetasi yang ada  tidak semuanya hilang dan gundul. “Ini akan segera dikerjakan,” tegas Jokowi.

Dia juga menyinggung soal    penegakan hukum. Jokowi menilai penegakan hukum  hal  yang paling penting karena tanpa penegakan hukum yang tegas   hutan, vegetasi,  dan  pohon akan terus digunduli.

“Nanti akan saya perintahkan tindakan hukum dari polri, dari Kapolri untuk para perusak lingkungan yang menyebabkan banjir bandang seperti yang terjadi di Garut ini. Tidak hanya di sini, saya kira di seluruh tanah air akan kita lakukan hal yang tadi saya sampaikan,” demikian Presiden Jokowi. (rud)

 

 

Leave a Comment