Penerimaan Negara 2017 Bertambah Rp 4,2 Triliun

Selasa, 9 Januari 2018

Jakarta, MINDCOMMONLINE.COM-Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan realisasi penerimaan negara pada 2017 bertambah Rp 4,2 triliun, sehingga total menjadi Rp1.659,9 triliun atau 95,6% dari target APBNP.

“Realisasi per 8 Januari 2018 ini meningkat Rp 4,2 triliun, dibandingkan posisi pada 31 Desember 2017,” kata Sri Mulyani di Jakarta, Senin (8/1).

Sri Mulyani mengatakan tambahan penerimaan ini berasal dari pajak nonmigas sebesar Rp 3,5 triliun, penerimaan bea dan cukai Rp 0,1 triliun dan Penerimaan Negara Bukan Pajak Rp 1,7 triliun. Namun pendapatan hibah berkurang Rp 1,2 triliun.

Selain tambahan penerimaan, Sri Mulyani memaparkan realisasi belanja negara mengalami penurunan sekitar Rp15,6 triliun atau menjadi Rp 1.986 triliun atau 93,1% dari pagu APBNP.

Dengan adanya tambahan penerimaan yang didukung oleh belanja yang tertahan, maka defisit anggaran ikut mengecil dari realisasi pada akhir tahun 2017 sebesar 2,57% terhadap PDB atau Rp 345,8 triliun.

Realisasi defisit anggaran itu menjadi 2,42%  terhadap PDB atau Rp 326,09 triliun. Terdapat selisih sekitar Rp 19,7 triliun dari realisasi akhir tahun.

Sri Mulyani menambahkan angka defisit anggaran ini masih menunjukkan adanya pergerakan seiring dengan realisasi belanja yang masih bergerak.”Kalaupun bergerak, kami perkirakan tidak melebihi 2,5% terhadap PDB,” katanya.

Secara keseluruhan, ia memastikan realisasi APBNP 2017 menunjukkan adanya hasil yang menggembirakan dari sisi pendapatan, belanja serta terjaganya keberlanjutan fiskal. (ki)

Leave a Comment

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com