Peserta Annual Report Award 2016 Meningkat 3,63%

Rabu, 20  September 2017

Jakarta, MINDCOMMONLINE.COM –   Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank Indonesia, Bursa Efek Indonesia, Direktorat Jendral Pajak, Kementerian Keuangan dan Komite Nasional Kebijakan Governance serta Ikatan Akuntan Indonesia mengadakan Annual Report Award (ARA) 2016. Kegiatan ini merupakan kegiatan yang ke-16 sejak pertama kali diselenggarakan pada tahun 2002.

Kegiatan ARA bertujuan untuk mendorong penerapan prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG) perusahaan-perusahaan di Indonesia melalui keterbukaan informasi dan praktik-praktik GCG, yang dilakukan melalui penilaian terhadap laporan tahunan perusahaan dan pemberian rekomendasi perbaikan terhadap seluruh peserta ARA.

Penilaian dilakukan berdasarkan data publik untuk mengukur keterbukaan informasi laporan tahunan yang sesuai dengan ketentuan dan pedoman yang berlaku dan disajikan secara relevan dan wajar.

“Jumlah total peserta ARA 2016 adalah sebanyak 314 peserta, yang terdiri dari 301 perusahaan umum dan 13 dana pensiun. Jumlah total peserta ARA 2016 mengalami peningkatan sebesar 3,63% jika dibandingkan dengan pelaksanan kegiatan ARA 2015,” bunyi keterangan resmi OJK, Selasa.

Kategori penilaian ARA 2016:

  1. BUMN Non Keuangan Non Listed
  2. BUMN Non Keuangan Listed
  3. BUMN Keuangan Non Listed
  4. BUMN Keuangan Listed
  5. Private Non Keuangan Non Listed
  6. Private Non Keuangan Listed
  7. Private Keuangan Non Listed
  8. Private Keuangan Listed
  9. BUMD Non Listed
  10. BUMD Listed
  11. Dana Pensiun

Penilaian kuantitatif laporan tahunan peserta ARA 2016 terdiri dari 8 kriteria dengan bobot masing-masing sebagai berikut:

  1. Umum – bobot nilai 2%;
  2. Ikhtisar Data Keuangan Penting – bobot nilai 5%;
  3. Laporan Dewan Komisaris/ Dewan Pengawas dan Direksi/ Pengurus/ Plt. Pengurus – bobot nilai 3%;
  4. Profil Perusahaan/ Dana Pensiun – bobot nilai 8%;
  5. Analisa dan Pembahasan Manajemen atas Kinerja Perusahaan/ Dana Pensiun – bobot nilai 22%;
  6. Good Corporate/Pension Fund Governance – bobot nilai 35%;
  7. Informasi Keuangan – bobot nilai 20%; dan
  8. Lain-lain – bobot nilai +/-5% yaitu:

a. Praktik good corporate governance – bobot nilai +5%; dan
b. Praktik bad corporate governance – bobot nilai -5%.

Kriteria ARA disusun dengan memperhatikan ketentuan/standar dan best practices di bidang corporate governance dan akuntansi serta dilakukan update untuk menyelaraskan dengan dinamika perkembangan standar maupun praktik.

Pada ARA 2016, sejumlah perubahan dilakukan pada Kriteria ARA dalam rangka menyelaraskan kriteria dengan beberapa peraturan OJK terkait Laporan Tahunan Emiten dan Perusahaan Publik, Situs Web, Sekretaris Perusahaan, dan Penerapan Manajemen Risiko Dapen.

Selain itu perubahan kriteria juga mengacu pada revisi/penerbitan baru Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK), SK Sekmen BUMN No.16 Tahun 2012 tentang Indikator/Parameter  Penilaian  dan Evaluasi atas  Penerapan Tata Kelola Perusahaan Yang Baik, Kriteria Asean Corporate Governance Scorecard, hasil Wawancara ARA 2015,hasil Focus Group Disscussion ARA 2015, serta penyesuaian dalam rangka mendorong good corporate governance untuk perusahaan non listed.

Guna menjaga integritas serta kualitas dalam penilaian ARA 2016, Dewan Juri terdiri atas berbagai lembaga, serta perwakilan dari praktisi, pengamat ekonomi/pasar modal, dan akademisi, yang independen terhadap panitia penyelenggara.

Proses penjurian ARA 2016 terdiri dari 2  tahap yaitu tahap penilaian secara kuantitatif berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan dan dipublikasikan, dan tahap wawancara yang dilakukan untuk mendapatkan high level view dari pimpinan perusahaan mengenai praktik GCG yang diterapkan oleh perusahaan, serta mengkonfirmasikan hasil penilaian kuantitatif atas isi laporan tahunan.

Berdasarkan kedua tahap tersebut, Dewan Juri menetapkan pemenang ARA 2016 untuk masing-masing kategori dan Juara  Umum. Setelah melalui berbagai rangkaian proses penilaian, DewanJuri ARA 2016 menetapkan juara 1 sampai dengan 3 untuk setiap kategori dan juara umum. (rdy)

 

Leave a Comment