Senin, DJKN Kembali Lelang Puluhan Barang Gratifikasi KPK

Kamis, 12 Oktober 2017

Jakarta, MINDCOMMONLINE.COM – Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan  selaku pengelola Barang Milik Negara (BMN) kembali  akan melaksanakan  lelang BMN  yang berasal dari gratifikasi  Komisi Pemberantasan Korupsi  (KPK) dengan total barang sebanyak 69 buah.

Barang yang dilelang, antara lain,  emas 24 karat seberat 108,2 gram; IPhone 6 (64 dan 16 GB); Ipad Mini;  pena Mountblanc; HP Samsung  Type Galaxy A8, A7 dan S7 Edge; Tablet Samsung A with S Pen; dining set; kain tenun;  kopian; kain; bahan pakaian batik; dan parcel  tea set.

Proses lelang barang gratifikasi  ini diselenggarakan  oleh Kantor Pelayanan Kekayaan  Negara dan Lelang (KPKNL)  Jakarta II yang merupakan  kantor vertikal  DJKN  dengan beberapa  ketentuan sebagai berikut. Pertama,  pelaksanaan lelang melalui Aplikasi  Lelang Internet (E-Auction)  dengan cara closed  bidding  di website https://www.lelangdjkn.kemenkeu.go.id.

Kedua, pembukaan penawaran lelang oleh Pejabat Lelang  dilakukan pada Senin (16/10) jam 14.00 dan 15.00 waktu server (sesuai WIB).

Ketiga,  peminat lelang  akan diberikan kesempatan  untuk dapat melihat  dan meneliti  secara fisik barang yang akan dilelang pada hari kerja sejak  pengumuman terbit  hingga Jumat (13/10) jam 16.00 WIB  di Ruang Rapat  Direktorat  Pengelolaan  Kekayaan Negara  dan Sistem  Informasi (PKNSI), Gedung Syafruddin  Prawiranegara DJKN Kementerian  Keuangan Lantai 9 Utara Jl  Lapangan Banteng  Timur Nomor 2-4, Jakarta Pusat.

Keempat, semua barang yang akan dilelang dalam kondisi apa adanya  dengan segala cacat  dan kekurangannya.

Kelima, peserta lelang  yang mengajukan penawaran  dianggap  telah mengetahui  atas jenis, jumlah  dan kondisi barang yang akan dilelang.

“Penyerahan barang  gratifikasi KPK  ini merupakan amanat  Undang-Undang Nomor 30 Tahun 20o2 tentang Komisi Pemberantasan  Tindak Pidana Korupsi. Pengelolaan dan penjualan  barang gratifikasi  ini  telah sesuai   dengan Peraturan Menteri Keuangan  Nomor 03 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Barang Milik Negara yang berasal dari Barang Rampasan  Negara dan Gratifikasi,”  jelas  Tri Wahyuningsih  Retno Mulyani, Direktur Hukum dan Humas DJKN Kementerian Keuangan, Kamis (12/10).

Penerimaan  dari hasil penjualan lelang, lanjutnya,  akan disetorkan ke kas negara dan menjadi  salah satu penerimaan negara bukan pajak (PNBP).  (rud)

Leave a Comment