Soal “D” dan “T”, Ditjen Pajak Apresiasi Polri

Selasa, 22 Oktober 2013

Jakarta, MINDCOMMONLINE.COM –  Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan   mengapresiasi Polri yang menindaklanjuti kasus penyimpangan mantan pegawai pajak  berinisial D dan T, sesuai dengan hukum yang berlaku.

“Ditjen Pajak konsisten untuk melaksanakan reformasi birokrasi dan meningkatkan profesionalisme
dengan melakukan penegakan hukum terhadap setiap pelanggaran perpajakan, baik yang dilakukan oleh pegawai pajak maupun oleh Wajib Pajak,”  kata Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Humas Ditjen Pajak Kismantoro Petrus, Selasa (22/10).

Senin (21/10), Mabes Polri menangkap D dan T  di Kantor Pelayanan Pajak  Perusahaan  Masuk Bursa karena diduga  menerima suap Rp 1,6 miliar.

Kasus yang melibatkan  dua mantan pegawai Pajak  itu   mulai terungkap  sejak 2011 lalu, yang awalnya berasal dari laporan Transaksi Keuangan  Mencurigakan (TKM) oleh PPATK.

Sesuai dengan kewenangannya, Ditjen Pajak kemudian menindaklanjutinya dengan melakukan pemeriksaan Disiplin PNS sesuai dengan PP Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS dengan mengusulkan ke Kementerian Keuangan agar pegawai yang bersangkutan diberhentikan.

“Sejak tanggal 20 Maret 2012, kedua pegawai Pajak tersebut telah diberhentikan sebagai PNS Ditjen Pajak,” ungkap Petrus.  (ra)

 

Leave a Comment