Pemulihan Sektor Perbankan pascapandemi akan Lebih Cepat

Kamis, 3 Desember 2020

Jakarta, MINDCOMMONLINE.COM- Kepercayaan investor terhadap sektor perbankan menunjukkan bahwa pemulihan kinerja sektor tersebut akan lebih cepat pascapandemi COVID-19, kata Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kartika Wirjoatmodjo

“Investor pasar modal rupanya sangat confident dengan recovery perbankan Indonesia. Kita lihat tiga bulan terakhir ini, portofolio inflow ke perbankan khususnya Himbara (Himpunan Bank-bank Milik Negara) itu tinggi,” ujar Kartika Wirjoatmodjo dalam webinar BUMN Media Talk bertema “Dukungan Perbankan untuk Ekonomi di Masa Pandemi” di Jakarta, Rabu  (2/12).

Menurut dia, kinerja saham Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) sudah hampir mendekati harga tertingginya. Padahal, pemulihan ekonomi nasional akibat pandemi baru setengah jalan.

BTN, lanjut dia, selama enam bulan terakhir ini sudah naik lebih dari 100 persen harga sahamnya. Sektor perumahan dinilai jadi lokomotif setelah selesai COVID-19. Demikian juga saham Bank Mandiri dan BNI yang mengalami perbaikan.

Sementara itu, tercatat pada Rabu, saham BBRI ditutup meningkat 1,42%  menjadi Rp 4.300 per saham dan saham BTN naik 1,16%  ke level Rp1.740 per saham.

Kemudian, saham Bank Mandiri juga ditutup menguat 1,92%  menjadi Rp 6.650 per saham. Dan, saham BNI menguat 1,6 % menjadi Rp 6.350 per saham.

Tiko, demikian ia disapa, juga mengatakan likuiditas perbankan sejak Maret hingga September 2020 yang tumbuh cukup baik turut menjadi salah satu indikator bagi perbaikan kinerja sektor perbankan.

“Likuiditas bank dari Maret ke September tumbuh delapan persen,” katanya.

Ia menambahkan setelah COVID-19 daya beli masyarakat juga akan meningkat. Saat ini, sisi permintaan kredit masyarakat memang masih lambat dan perusahaan juga belum berencana menaikkan belanja modal (capex).

“Begitu ada kejelasan tentang vaksinasi maka confidence pelaku usaha akan muncul. Karena confidence terhadap kesehatan, masyarakat juga melakukan spending dana,” katanya.

Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Darmawan Junaidi memprediksi pemulihan ekonomi terjadi pada semester II 2021.

“Kita harapkan memang paling tidak di semester II 2021 kita sudah bisa melihat track yang positif untuk pemulihan perekonomian secara nasional. Walaupun, kita mengharapkan adanya recovery dengan adanya efektif vaksin,” katanya.  (sr)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *