Hari Pertama Puasa, Mendag: Harga Bapok Stabil dan Pasokan Aman

Rabu, 14 April 2021

Jakarta, MINDCOMMONLINE.COM – Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menegaskan, memasuki bulan Ramadan 1442 H harga barang kebutuhan pokok (bapok) stabil dan ketersediaan pasokan aman.

Dengan kondisi ini, kami berharap masyarakat dapat berpuasa dan menyambut Lebaran dengan
tenang.

Hal ini disampaikan Mendag Lutfi saat melakukan pemantauan harga dan ketersediaan bapok secara langsung di Pasar Kosambi dan Pasar Sederhana di Bandung, Jawa Barat, Selasa (13/4).

Turut hadir dalam pantauan pasar tersebut, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.
“Selama bulan Puasa dan menjelang Idul Fitri, Kementerian Perdagangan akan memastikan
kestabilan harga dan ketersediaan bapok di masyarakat. Dari hasil pantauan di Pasar Kosambi dan
Pasar Sederhana di hari pertama puasa ini, secara keseluruhan harga bapok stabil dan pasokan
bapok tersedia. Secara umum, komoditas bapok di pasar tidak mengalami gejolak harga,” ujar
Mendag Lutfi.

Peninjauan ke Pasar Kosambi dan Pasar Sederhana ini dilakukan di hari pertama puasa untuk
memastikan ketersediaan stok dan menjaga stabilitas harga bapok dari hulu. “Kami melihat ada
komoditas yang harganya turun seperti cabai turun 20–25 persen dibandingkan minggu lalu dan
akan terus turun sesuai masa panen cabai dan bawang. Di Bandung ini harga beras medium dan
premium lebih rendah dari harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Sedangkan,
harga gula cukup stabil,” kata Mendag Lutfi.

Dari pantauan di Pasar Kosambi tercatat harga beras medium Rp10.000–Rp11.000/kg, beras
premium Rp12.000–Rp13.000/kg, gula pasir curah Rp13.000–Rp13.500/kg, minyak goreng curah
Rp13.800/liter, minyak goreng kemasan Rp14.000–Rp16.000/liter, daging ayam Rp45.000/kg, daging sapi Rp130.000/kg, telur ayam ras Rp25.000/kg, cabai merah keriting Rp60.000/kg, cabai merah besar Rp70.000/kg, cabai rawit merah Rp80.000/kg, bawang merah Rp40.000/kg, dan bawang putih honan Rp30.000/kg.

Sementara itu, di Pasar Sederhana tercatat harga beras medium Rp10.000/kg, beras premium
Rp12.000/kg, gula pasir Rp13.000/kg, minyak goreng curah Rp13.500/kg, minyak goreng kemasan
Rp13.500/kg, daging ayam Rp40.000/kg, daging sapi Rp130.000/kg, telur ayam ras Rp25.000/kg,
cabai merah keriting Rp45.000/kg, cabai merah besar Rp45.000/kg, cabai rawit merah Rp70.000/kg,
bawang merah Rp30.000/kg, dan bawang putih honan Rp30.000/kg.

Mendag Lutfi menyebutkan, ada kenaikan harga minyak goreng yang disebabkan adanya kenaikan
harga CPO pada 2021 sebesar 40 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. “Saya akan berkoordinasi dengan industri untuk memastikan adanya suplai lebih agar harga tidak terlalu tinggi. Hal ini akan segera kita laksanakan. Sehingga, mudah-mudahan minggu depan kita dapat melihat penurunannya,” pungkas Mendag Lutfi.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menambahkan, kenaikan satu atau dua komoditas di Pasar
Kosambi dan Pasar Sederhana masih relatif aman dan dapat ditoleransi. Kenaikan yang terjadi pada
bulan puasa ini masih dalam tingkat yang wajar karena adanya permintaan yang tinggi. “Per hari ini, harga bapok terpantau stabil. Namun, kita akan terus berkoordinasi dengan Kementerian
Perdagangan untuk memastikan kestabilan harga bapok dan ketersediaan pasokan selama bulan
Ramadan hingga menjelang Idul Fitri nanti,” imbuh Ridwan Kamil. (rud)

Leave a Comment