Dorong Konsumsi Selama Ramadan dan Idulfitri 2021, Pemerintah Kampanyekan Hari Bangga Buatan Indonesia 2021

Oleh rudya

Selasa, 4 Mei 2021

Jakarta, MINDCOMMONLINE.COM – Pemerintah melalui sinergi Kementerian Perdagangan dan Kementerian Komunikasi dan Informatika mencanangkan program Hari Bangga Buatan Indonesia 2021 (BBI 2021) pada 5 Mei 2021. Pencanangan Program Hari BBI 2021 yang mengusung tema ‘Semakin Bangga Buatan Indonesia’ ini disampaikan Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi dan Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate di acara Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) yang
diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika, Senin (3/5). Turut hadir Ketua
Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA), Bima Laga sebagai narasumber.

Hari BBI 2021 diharapkan dapat mendorong konsumsi rumah tangga di masyarakat agar dapat
terus berjalan di tengah kebijakan pemerintah yang melarang mudik Lebaran untuk memutus
rantai penyebaran Covid-19.

“Pencanangan Hari BBI 2021 ini menindaklanjuti arahan Presiden Joko Widodo agar momentum
Ramadan dan Idulfitri 2021 harus dapat menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi. Untuk itu,
beberapa kebijakan dan program perlu dilakukan agar konsumsi masyarakat dapat terus
meningkat di tengah kebijakan peniadaan mudik,” kata Mendag Lutfi.

Pencanangan Hari BBI 2021 didukung 72 platform e-commerce (niaga-el) yang memberikan
sejumlah promosi niaga-el pada 5–13 Mei 2021 mendatang. Melalui Hari BBI 2021, pemerintah
mendorong platform niaga-el untuk menyediakan program gratis ongkos kirim (ongkir) dan
program-program promosi belanja. “Mudik tahun ini adalah ‘mudik di hati’, diharapkan berbagai
promo tersebut mampu mendorong masyarakat menunda mudik Lebaran sekaligus meningkatkan
keinginan masyarakat berbelanja produk Indonesia,” imbuh Mendag Lutfi.

Hari BBI 2021, lanjut Mendag Lutfi, juga diharapkan dapat menjadi momentum untuk
menumbuhkan kecintaan dan kebanggaan akan produk buatan Indonesia. “Kecintaan dan
kebanggaan tersebut perlu diwujudkan dalam sebuah tindakan nyata, dan bentuk yang paling
sederhana dari wujud kecintaan terhadap Indonesia adalah dengan membeli dan menggunakan
produk-produk buatan dalam negeri. Semoga belanja daring di Hari BBI 2021 turut membantu
menggerakkan perekonomian nasional,” ujar Mendag Lutfi.

Mendag Lutfi menambahkan, pemerintah dan pelaku usaha saling mendukung dan berbagi tugas
dalam menjalankan peran untuk mendorong konsumsi masyarakat, terutama di tengah pandemi
Covid-19. Pemerintah mengambil peran dengan berkampanye melalui berbagai media, sedangkan
pelaku usaha menjalankan peran menyediakan berbagai bentuk penawaran menarik seperti bebas
ongkir untuk menarik minat belanja masyarakat.

Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menyatakan bahwa Hari BBI
diselenggarakan sebagai langkah konkret guna mendukung pemulihan dan kebangkitan
perekonomian Indonesia. Dengan membeli serta meningkatkan rasa bangga terhadap produkproduk dalam negeri, kita dukung terus pertumbuhan industri karya anak bangsa demi menjaga ketahanan perekonomian Indonesia. “Penyelenggaraan Hari BBI secara daring diharapkan dapat memudahkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan selama Bulan Suci Ramadan dan jelang Hari Raya Idulfitri. Dengan berbelanja secara daring, diharapkan juga mobilitas masyarakat dapat semakin berkurang,” ujarnya.

Menkominfo menambahkan, Hari BBI 2021 juga perlu dimaknai sebagai bentuk dukungan untuk
kesuksesan Akselerasi Transformasi Digital Nasional. Penggunaan platform e-commerce untuk
memfasilitasi para pelaku usaha dalam negeri akan semakin mendorong kemandirian dan
kedaulatan digital dalam Transformasi Digital Indonesia.

“Penggunaan platform secara masif ini juga didukung Pemerintah dengan penyediaan
infrastruktur digital, talenta dan literasi digital serta penguatan pelindungan data pribadi para
konsumen, yang dilakukan secara kolaboratif antara pemerintah, konsumen dan penyelenggara
platform e-commerce,” paparnya.

Menkominfo juga mengajak masyarakat Indonesia untuk bersama menyukseskan perhelatan Hari
BBI 2021 ini, melangkah maju melalui kolaborasi tanpa henti untuk negeri menuju Indonesia
Terkoneksi, Semakin Digital, Semakin Maju.

Sementara itu, dukungan idEA terhadap Pemerintah dalam pelaksanaan Hari BBI 2021 yaitu
dengan menggencarkan kampanye Hari BBI 2021 melalui promosi dan sosialisasi di berbagai kanal
informasi dan jejaring.

Ketua idEA Bima Laga menyatakan ada tiga produk UMKM di Indonesia yang berkembang yakni
pakaian, kerajinan dan makanan. “Fashion, craft dan makanan. Saat ini memang UMKM kita
masih kuat di tiga segmen tersebut,” ujarnya.

Pada tahun 2020 lalu, idEA mendukung pelatihan di daerah terdepan, terpencil, dan tertinggal (3T)
yang bekerja sama dengan BAKTI Kementerian Kominfo. Kegiatan pelatihan yang dibuka oleh
Menkominfo Johnny G. Plate tersebut mengundang banyak peminat pelaku UMKM dari daerah 3T.

“Dalam pelatihan tersebut idEA membuka pendaftaran sebanyak 2.500 UMKM, akan tetapi yang
mendaftar justru 6.500. Jadi antusiasme daripada UMKM di daerah 3T juga sangat banyak dan
sangat berkembang sekali,” tandasnya.

Menurut Bima Laga, misi idEA sejalan dengan komitmen Menkominfo dalam pembangunan
infrastruktur secara besar-besaran untuk mendukung migrasi pelaku UMKM ke platform digital.
“Kita juga yakin para UMKM di daerah 3T dan daerah terpencil juga akan meningkat,” imbuhnya.
Penandatanganan Kesepakatan Bersama

Pada acara tersebut, Mendag Lutfi, Menkominfo Johnny, dan Ketua idEA Bima menandatangani
Kesepakatan Bersama terkait penyelenggaraan Hari BBI 2021. Sejumlah poin penting yang
ditekankan dalam Kesepakatan Bersama tersebut, yaitu dukungan platform digital dalam
kampanye Hari BBI 2021, pemberian fasilitas bebas biaya pengiriman sampai jumlah tertentu oleh
platform niaga-el, serta penyampaian laporan penyelenggaraan Hari BBI 2021 dari platform niagael ke pemerintah.

“Kesepakatan Bersama ini menjadi dasar kerja sama dan koordinasi yang sinergis dalam
penyelenggaraan Hari BBI 2021 dengan para pemangku kepentingan. Diharapkan sinergi dan
kolaborasi lintas institusi dan pelaku ekosistem digital melalui penyelenggaraan Hari BBI 2021
dapat mendukung pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai tulang
punggung pemulihan ekonomi,” pungkas Mendag Lutfi. (ray)

Silakan baca juga

Gunung Lewotobi Laki-Laki Erupsi, BNPB Tambah Dukungan Dana Siap Pakai

Jalan Tol Binjai – Langsa Seksi Kuala Bingai – Tanjung Pura Segera Beroperasi

Kementerian PUPR Jajaki Kerja Sama dengan Finlandia dalam Pengembangan Smart City di IKN

Leave a Comment