Rabu, 7 Oktober 2020
Jakarta, MINDCOMMONLINE.COM – Total penawaran yang masuk dalam lelang tujuh seri Surat Utang Negara (SUN), Selasa (6/10), sebesar Rp 49,474 triliun. Sementara jumlah yang dimenangkan pemerintah lebih dari separuhnya.
“Total nominal yang dimenangkan dari ketujuh seri yang ditawarkan tersebut Rp 26,1 triliun,” bunyi keterangan resmi DItjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan.
Perinciannya, seri SPN12210108 Rp 2,05 triliun, SPN12211007 Rp 2,9 triliun, FR0086 Rp 2,2 triliun, FR0087 Rp 10,1 triliun, FR0080 Rp 5,3 triliun, FR0083 Rp 2,3 triliun, dan FR0076 Rp 1,25 triliun.
Hasil lelang SUN kali ini lebih besar dibandingkan hasil lelang SUN 22 September lalu. Saat itu, investor mengajukan penawaran sebesar Rp 46,119 triliun. Adapun jumlah yang dimenangkan pemerintah sebesar Rp 22 triliun.
Selain melelang tujuh seri SUN, pada hari yang sama pemerintah juga menerbitkan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) dengan cara Private Placement dengan nilai nominal sebesar Rp 1,5 triliun. SBSN yang diterbitkan merupakan seri PBS-015 dengan status dapat diperdagangkan (tradable).
Adapun pokok-pokok terms & conditions SBSN seri PBS-015 yang diterbitkan adalah sebagai berikut:
No. | Deskripsi | PBS-015 |
1. | Nilai Nominal | Rp1.500.000.000.000,00 |
2. | Bentuk dan Jenis SBSN | Dapat diperdagangkan (tradable) |
3. | Imbal Hasil (Yield) | 7,52% |
4. | Tingkat Imbalan / Kupon (per tahun) | Fixed 8,00% p.a. |
5. | Tanggal Terbit | 6 Oktober 2020 |
6. | Tanggal Jatuh Tempo | 15 Juli 2047 |
7. | Pembayaran Imbalan Pertama | 15 Januari 2021 |
8. | Tanggal Pembayaran Imbalan | Setiap tanggal 15 Januari dan 15 Juli |
sumber: Ditjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan
(rud)