AS Masukkan Huawei dalam Daftar Hitam Perdagangan


Jumat, 17 Mei 2019

Jakarta, MINDCOMMONLINE.COM  – Pemerintah Amerika Serikat secara resmi menambahkan perusahaan China Huawei Technologies dalam daftar hitam perdagangan. Langkah itu akan membuat raksasa telekomunikasi tersebut akan mengalami sejumlah pembatasan untuk berbisnis dengan perusahaan AS.

Departemen Perdagangan AS mengeluarkan keputusan tersebut pekan ini sehingga menempatkan Huawei bersama dengan 68 afiliasi dari belasan negara lain dalam Entity List, demikian dikutip viva.co.id.

Jika suatu perusahaan ditempatkan dalam daftar hitam maka perusahaan tersebut dilarang untuk membeli suku cadang dan komponen dari perusahaan Amerika tanpa persetujuan pemerintah AS.

Untuk mendapatkan persetujuan semacam itu pun tidak akan mudah. Pemerintah AS akan meninjau aplikasi lisensi di bawah policy of presumption denial. Hingga kini, pihak Huawei belum memberikan komentarnya.

Dilansir dari Channel News Asia, Jumat 17 Mei 2017, tindakan ini muncul ketika dua negara dengan perekonomian terbesar di dunia itu menaikkan tarif dagang. Para pejabat AS menuding China menjalankan praktik perdagangan yang tidak adil.

Perintah itu juga dikeluarkan sehari setelah Presiden Donald Trump menandatangani perintah eksekutif yang menyatakan keadaan darurat nasional dan melarang perusahaan-perusahaan AS untuk menggunakan peralatan telekomunikasi yang dibuat oleh perusahaan-perusahaan yang memiliki risiko keamanan nasional.

AS percaya bahwa ponsel dan peralatan jaringan Huawei dapat digunakan oleh China untuk memata-matai orang Amerika. Namun sudah berulang kali pula Huawei membantah tuduhan tersebut. (ulf)

Artikel Terkait:   4 Seri SUN Dilelang 26 Maret

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com