BI Coba Sinergi dengan Kementerian Koperasi dan UKM

Senin,  4 April 2011

Jakarta, MINDCOMMONLINE.COM –  Gubernur Bank Indonesia, Darmin Nasution dan Menteri Koperasi dan UKM, Sjarifuddin Hasan, menandatangani nota kesepakatan bersama tentang Pengembangan Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah,  Jumat  (1/4).

“Kesepakatan Bersama ini merupakan bagian dari upaya Bank Indonesia untuk bersinergi dengan kementerian terkait dalam upaya mendukung pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM)”, Gubernur BI, Darmin Nasution  menjelaskan.

Kesepakatan bersama ini bertujuan untuk mendayagunakan dan mensinergikan sumber daya yang ada di BI dan Kementerian Koperasi dan UKM dalam rangka peningkatan akses pembiayaan dan pengembangan Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (KUMKM) dan meningkatkan pengetahuan, kemampuan dan keterampilan KUMKM.

“Jika membicarakan UMKM tidak akan pernah ada habisnya namun pada akhirnya yang terpenting adalah bagaimana kita selanjutnya mengimplementasikan kerjasama ini menjadi sinergi yang positif”,  kata Darmin.

Adapun  ruang lingkup kerjasamanya meliputi peningkatan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM); penelitian dalam rangka mendukung pengembangan KUMKM; serta fasilitasi dan koordinasi dalam rangka membantu pengembangan lembaga pendukung atau program pengembangan KUMKM.

Peningkatan kompetensi SDM mencakup kegiatan pelatihan kepada BDSP (Bussiness Development Services Provider) atau KKMB (Konsultan Keuangan Mitra Bank) dan Inkubator, serta sharing pengalaman dan pengetahuan dalam rangka pembinaan koperasi dan BPR yang mencakup kegiatan pelatihan bersama, seminar dan sosialisasi.

Sementara itu, penelitian yang dilakukan mencakup aspek pembiayaan, produktivitas, daya saing, nilai tambah dan kualitas kerja KUMKM.

Adapun fasilitasi dan koordinasi mencakup  lima hal. Pertama, hyperlink dan sosialisasi penggunaan situs resmi Kementerian Koperasi dan UKM dan BI.

Kedua,  penguatan dalam rangka menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) 2015, khususnya sosialisasi standarisasi laporan keuangan dan pemeringkatan UMKM.

Artikel Terkait:   BI dan UGM Perpanjang Kerjasama Pendidikan dan Penelitian Kebanksentralan

Ketiga,  fasilitasi penyelenggaraan intermediasi perbankan dan Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB) dengan KUMKM melalui expo, bazaar, workshop, pameran.

Keempat,  fasilitasi pelaksanaan Linkage Program antara Bank Umum dengan BPR/S dan Koperasi Simpan Pinjam/Koperasi Jasa Keuangan Syariah.

Kelima, fasilitasi dan koordinasi pembentukan Perusahaan Penjaminan Kredit Daerah (PPKD) di daerah.  (ra)

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com