BI Kembali Ubah Ketentuan tentang Posisi Devisa Neto Bank Umum

Kamis, 15 Juli 2010

Jakarta, MINDCOMMONLINE.COM –  Untuk ketiga  kalinya Bank Indonesia (BI) mengubah  ketentuan  tentang posisi  devisa neto bank umum. Perubahan itu tertuang dalam   Peraturan  Bank Indonesia (PBI) Nomor 12/10/PBI/2010 tentang  Perubahan Ketiga  atas Peraturan Bank Indonesia  Nomor 5/13/PBI/2003  tentang Posisi Devisa Neto Bank Umum.

Dalam PBI Nomor 12/10/PBI/2010, bank sentral mewajibkan bank mengelola  dan memelihara  posisi devisa neto  pada akhir hari   kerja  secara keseluruhan maksimal  20%  dari modal.

Posisi devisa neto  secara keseluruhan  adalah angka yang  merupakan   penjumlahan dari  nilai absolut untuk jumlah dari  selisih bersih  aktiva  dan pasiva   dalam neraca  untuk setiap  valuta asing (valas); ditambah dengan  selisih bersih  tagihan  dan kewajiban   baik yang  merupakan   komitmen   maupun kontinjensi   dalam rekening   administratif  untuk setiap valas, yang semuanya dinyatakan  dalam rupiah.

Aktiva valas  terdiri dari  kas, emas,  giro (termasuk giro pada BI), deposit on call, deposito berjangka ,  sertifikat  deposito, margin deposit, surat berharga, kredit yang diberikan,  nilai bersih  wesel ekspor yang telah diambil alih,   rekening antarkantor  aktiva  dan tagihan lainnya,  dalam  valas  baik kepada  penduduk maupun bukan penduduk.

Sementara  pasiva  valas meliputi    giro,  deposit on call,  deposito berjangka,   sertifikat deposito,  margin deposit,  pinjaman yang diterima, jaminan impor,  rekening antarkantor pasiva,  pendapatan komprehensif lainnya dari surat-surat berharga  valas selain   saham dan kewajiban  lainnya dalam   valas, baik  terhadap  penduduk maupun bukan penduduk.

Selain   wajib  mengelola  dan memelihara  posisi devisa  neto  pada akhir hari  kerja,   bank juga diwajibkan   mengelola   dan memelihara  posisi devisa neto  paling tinggi  20% dari modal  setiap 30 menit   sejak sistem  tresuri bank   dibuka sampai  dengan sistem tersebut ditutup. Perhitungan  posisi devisa   neto  setiap 30 menit   itu menggunakan   kurs penutupan pada hari kerja sebelumnya.

Posisi  devisa  neto  setiap 30 menit  adalah penjumlahan   antara posisi devisa neto   secara keseluruhan  akhir hari kerja sebelumnya dengan   posisi terbuka  tresuri  pada setiap akhir jangka waktu 30 menit.

Posisi  terbuka tresuri  pada setiap akhir  jangka waktu 30 menit merupakan selisih bersih  antara  transaksi beli  dan jual valas yang terkait  dengan kegiatan tresuri   bank pada posisi   akhir 30 menit yang bersangkutan.

Perhitungan   posisi terbuka tresuri itu termasuk   transaksi valas  yang telah dilakukan  namun   belum dimasukkan   ke dalam sistem tresuri.

Kewajiban bank lainnya adalah  menatausahakan   informasi  yang mendukung pemantauan  posisi devisa neto. BI  dapat meminta informasi tersebut bila diperlukan.

Jika terjadi  pelanggaran kewajiban   pengelolaan dan pemeliharaan  atas posisi devisa   neto  pada akhir hari kerja  dan posisi devisa neto  setiap 30 menit , bank wajib   menyampaikan   laporan pelanggaran  dimaksud kepada BI.

Laporan  pelanggaran itu   disampaikan   paling lambat pukul  16.00 WIB pada dua hari kerja   setelah terjadinya  pelanggaran, dan ditandatangani  paling kurang oleh  pejabat eksekutif bank.

Bank yang  melakukan pelanggaran  posisi devisa neto  dikenakan sanksi  berupa teguran tertulis;  dan sanksi kewajiban  membayar denda  sebesar Rp 250 juta   setiap hari pelanggaran  atau paling banyak  Rp 5 miliar  dalam satu tahun  kalender.

Bank yang melakukan pelanggaran  posisi devisa neto selama lebih dari satu  hari kerja dan tidak  menyampaikan laporan  dalam waktu  yang ditentukan,  selain dikenakan  sanksi  di atas,  juga dikenakan  sanksi berupa  penurunan satu   peringkat penilaian  faktor  manajemen  dan peningkatan  penilaian profil   risiko untuk  risiko kepatuhan  pada penilaian   tingkat kesehatan bank dalam dua periode  penilaian setelah  exit  meeting.   (ra)

1 thought on “BI Kembali Ubah Ketentuan tentang Posisi Devisa Neto Bank Umum

Leave a Comment

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com