Ini Evaluasi Penanganan HazMat dari Singapura untuk Diaplikasikan di Indonesia

JUmat, 7 Desember 2018

Jakarta, MINDCOMMONLINE.COM –   Kelanjutan dari nota kesepahaman (MoU) Singapura dan Indonesia adalah bekerjasama dalam hal peningkatan kapasitas serta kapabilitas personil dalam penanganan bencana. Badan Nasioanl Penanggulangan Bencana (BNPB) menerima undangan dari Singapore Civil Defence Force (SCDF) untuk berlatih penanggulangan bencana Hazardous Material (HazMat) di  Civil Defence Academy (CDA) Jalan Bahar, Jurong, Singapore, yang berlangsung 3-7 Desember 2018.

Potensi ancaman yang nyata di Indonesia termasuk yang berasal dari keberadaan industri yang memproduksi, menggunakan, menyimpan, mengangkut dan bahkan membuang hazmat/B3 apakah sudah dikaji oleh BNPB dalam rangka Pencegahan dan Kesiapsiagaan serta Pengurangan Risiko Bencana. “Pelatihan ini cukup banyak yang dapat menjadi rujukan dan evaluasi penanganan HazMat dari Singapura untuk diaplikasikan di Indonesia,” bunyi keterangan resmi BNPN, JUmat (7/12)
Perlunya peningkatan kapasitas untuk PRB di bidang bencana dari Hazmat dan/atau industri, bagi pelaksana, perancang, penyedia sumber daya manusia, Litbang, diklat, pengarah dan pembuat kebijakan. SCDF, Singapura merupakan salah satu pusat pelatihan yang cukup handal dan diakui di wilayah regional, yang dipilih menjadi tempat pelatihan 1-week hazmat course.
BNPB mengirimkan 20 orang peserta yang terdiri dari 18 staf BNPB dan 2 orang staf BPBD Provinsi Jawa Tengah.
Materi yang diberikan antara lain ;
  • UN Hazard Classes & Hazard Identifikasi on & Information System.
  • HazMat Standards.
  • HazMat Response System.
  • CERT Framework.
  • FM Regulation.
  • HazMat Transport Vehicle Tracking System.
  • HazMat Operating Procedures.
  • HazMat Monitoring Concept (Heart).
  • Decontamination.
  • Case Studies.
  • HazMat Mitigation Equipment.
  • Overview of SCDF  Compentency Framework.
  • Detection Equipment (CA/BA/RA Detectore).
  • Review of HazMat Incident Response.
Kegiatan Outdoor;
  • Kunjungan ke Tuas View Fire Station (HazMat).
  • SCDF Decon Kapabilitas : MDV
  • Perkenalan PPE.
  • HTTC Visit
  • ACTS : Walk-through of HazMat Incident.
Tujuan Kegiatan :
  • Meningkatkan kapasitas dan kapabilitas pegawai BNPB dan BPBD dalam penanganan HazMat.
  • Meningkatkan pemahaman tentang hazmat
  • Memahami potensi ancaman dan risiko dari hazmat.
  • Memahami strategi dan taktik dalam menghadapi dan menangani ancaman bencana hazmat dan/atau industri.
“Kegiatan ini merupakan tugas yang sama antara SCDF dan BNPB dalam mengemban tugas, sehingga diharapkan kedepannya dapat terjalin kerjasama yang lebih baik, khususnya dalam identifikasi, pencegahan dan mitigasi bahaya HazMat,” demikian BNPB. (rud).
Artikel Terkait:   Perlu Sinergi untuk Membangun Industri Prioritas

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com