Laju Inflasi 2011 Sudah 2,97%

 

Senin, 3 Oktober 2011

Jakarta, MINDCOMMONLINE.COM –  Badan Pusat Statistik (BPS), Senin (3/10) melaporkan, laju  inflasi  September 2011 tercatat  sebesar 0,27%.  Angka tersebut lebih  rendah dibanding periode yang sama 2010 dan 2009, masing-masing sebesar 0,44% dan  1,05%.

Sementara laju inflasi tahun kalender (Januari – September) 2011  mencapai 2,97%, lebih rendah dibanding   periode yang sama 2010 sebesar 5,28%.

Adapun laju inflasi  year on year (September 2011 terhadap September 2010)  sebesar 4,61%. Angka tersebut juga lebih rendah dibandingkan periode yang sama  tahun lalu sebesar 5,8%.

Dari  66  kota Indeks Harga Konsumen (IHK) yang disurvei BPS,   45 kota diantaranya mengalami inflasi. Sedangkan 21 kota lainnya mengalami deflasi.

Inflasi tertinggi terjadi di Singkawang sebesar 1,53% dengan IHK 135. Inflasi  terendah  terjadi di  Bogor 0,01% (IHK 128,92).

Sementara   deflasi  tertinggi terjadi di  Palu 2,33% (IHK 132,18)  dan terendah di  Sumenep 0,02% (IHK 125,05).

Menurut BPS, inflasi terjadi  karena adanya  kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks pada  kelompok makanan  jadi, minuman, rokok dan tembakau 0,48%; kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar 0,26%;  kelompok sandang  0,97%; kelompok  kesehatan 0,22%;  kelompok  pendidikan, rekreasi  dan olahraga  0,54%; dan kelompok transportasi, komunikasi  dan jasa keuangan 0,18%.  Sedangkan kelompok bahan makanan  September lalu  mengalami deflasi  0,09%.

Dijelaskan pula bahwa komponen inti  September lalu mengalami   inflasi 0,39%. Sementara laju inflasi komponen inti  tahun kalender 2011 sebesar 3,85% dan laju inflasi komponen inti year on year  sebesar 4,93%. (ra)

Artikel Terkait:   Bahan Pokok Langka, Masyarakat Diminta Lapor ke Pemerintah

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com