Mulai 5 Januari 2011, PBI tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum Diberlakukan

Jumat, 7 Januari 2011

Jakarta, MINDCOMMONLINE.COM –  Terhitung  5 Januari 2011,  bank sentral   memberlakukan Peraturan Bank Indonesia (PBI)  tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum.

Dalam  PBI itu  bank sentral mewajibkan  bank memelihara dan/atau  meningkatkan  Tingkat Kesehatan Bank dengan menerapkan  prinsip kehati-hatian dan manajemen risiko dalam melaksanakan kegiatan usaha.

Dalam rangka melaksanakan tangung jawab atas kelangsungan usaha  bank, Direksi dan Dewan  Komisaris bertanggung jawab untuk memelihara dan memantau  Tingkat Kesehatan Bank serta mengambil langkah-langkah  yang diperlukan untuk   memelihara dan/atau  meningkatkan  Tingkat Kesehatan Bank.

Bank juga wajib  melakukan penilaian tingkat kesehatan dengan menggunakan pendekatan risiko, baik secara  individual maupun secara konsolidasi.

Kewajiban bank lainnya adalah  melakukan penilaian sendiri atas Tingkat Kesehatan  Bank.

Penilaian sendiri itu dilakukan paling kurang setiap semester untuk posisi akhir Juni dan Desember.

BI  mewajibkan bank melakukan pengkinian  penilaian sendiri  Tingkat Kesehatan Bank   sewaktu-waktu apabila diperlukan.

Hasil penilaian sendiri  Tingkat Kesehatan Bank  yang telah mendapat  persetujuan  dari Direksi wajib disampaikan kepada Dewan Komisaris.

BI  melakukan penilaian Tingkat Kesehatan Bank   setiap semester untuk posisi akhir  Juni dan Desember.

BI juga melakukan  pengkinian  penilaian  Tingkat Kesehatan  Bank  sewaktu-waktu bila diperlukan.

Penilaian   Tingkat Kesehatan Bank itu dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan,  laporan berkala yang disampaikan  bank, dan/atau infomasi lain.

Selain penilaian sendiri, bank juga wajib melakukan   penilaian Tingkat Kesehatan Bank secara individual  dengan menggunakan pendekatan  risiko , dengan cakupan penilaian  terhadap  faktor-faktor seperti profil  risiko, good corporate governance,  rentabilitas, dan permodalan.

Setiap  faktor penilaian Tingkat Kesehatan Bank  ditetapkan  peringkatnya  berdasarkan kerangka analisis yang komprehensif dan terstruktur.

Peringkat  Komposit  Tingkat Kesehatan Bank  ditetapkan berdasarkan  analisis  secara komprehensif   dan terstruktur  terhadap peringkat  setiap  faktor  dengan memperhatikan  materialitas dan signifikansi  masing-masing faktor.

Peringkat  Komposit  dikategorikan  sebagai berikut:  Peringkat Komposit 1 (PK-1), Peringkat Komposit-2 (PK-2), Peringkat Komposit 3 (PK-3),  Peringkat Komposit-4 (PK-4), dan Peringkat Komposit 5 (PK-5).

Ditegaskan bahwa  bila berdasarkan  hasil identifikasi dan penilaian BI ditemukan permasalahan atau pelanggaran  yang secara signifikan  mempengaruhi  atau akan mempengaruhi  operasional  dan/atau kelangsungan usaha bank, BI berwenang menurunkan  Peringkat Komposit Tingkat Kesehatan Bank. (ra)

Leave a Comment

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com