Multitasking Merusak Daya Ingat

Jumat, 13 April 2018

Jakarta, MINDCOMMONLINE.COM-Mengerjakan banyak hal dalam waktu yang bersamaan jadi sesuatu yang biasa dan tak mengherankan saat ini. Misalnya, menyetir sambil menerima panggilan telepon atau menyelesaikan beberapa proyek dalam satu waktu.

Namun ternyata kebiasaan itu berdampak negatif bagi daya ingat, seperti diungkapkan Dokter spesialis saraf Gea Pandhita dari RS Pondok Indah – Bintaro Jaya.

“Multitasking tidak bagus untuk ketahanan memori karena perhatiannya terpecah-pecah,” kata Gea di Jakarta, Kamis (12/4).

Multitasking membuat seseorang tidak fokus mencurahkan seluruh perhatiannya pada satu hal, ini mempengaruhi kemampuan ingatan jangka pendek yang lama kelamaan berdampak pada ingatan jangka panjang.

Agar bisa fokus dalam mengerjakan sesuatu, coba asosiasikan sesuatu dengan banyak faktor sehingga tertanam di otak.

Misalnya saat ingin berbelanja bahan-bahan masakan. Akan sulit untuk mengingat satu persatu bahan yang terpisah, tapi lebih mudah bila Anda membayangkan satu menu yang terasosiasi dengan bahan-bahan yang ingin dibeli.

Jika ingin memasak soto, bayangkan visual yang berhubungan dengan semangkuk soto.

Dengan mengasosiasikannya dengan faktor-faktor yang berhubungan, dalam contoh ini misalnya bihun, nasi, daging ayam sampai bumbu soto, maka Anda bisa lebih mudah mengingat bahan apa saja yang harus dibeli. (sr)

Artikel Terkait:   Industri Pertahanan Nasional Jangan Tergantung Pesanan TNI dan Polri

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com