Pascagempa Sulteng, Pertamina Salurkan 80 Ribu Tabung Elpiji 3 Kg

Kamis, 11 Oktober 2018

Jakarta, MINDCOMMONLINE.COM  –    Memasuki  pekan   kedua pasca bencana gempa dan tsunami, Pertamina terus berupaya memenuhi pasokan elpiji kepada masyarakat terdampak bencana di Sulawesi Tengah. Pemenuhan kebutuhan elpiji terus dilakukan lewat operasi pasar elpiji di 35 titik di wilayah Palu, Sigi, dan Donggala. 

“Saat ini dalam masa pemulihan bencana, operasi pasar merupakan salah satu strategi Pertamina untuk memenuhi kebutuhan elpiji rumah tangga masyarakat terdampak bencana,” ucap  Unit Manager Communication & CSR Pertamina Marketing Operation Region VII Sulawesi Roby Hervindo, Rabu.

Roby mengatakan, hari ini merupakan hari ke-8 atau sudah selama satu minggu lebih, Pertamina melakukan operasi pasar elpiji dengan menyalurkan Elpiji subsidi 3 Kg dan Non Subsidi Bright Gas 12 Kg. “Adapun stok elpiji 3 Kg yang dialokasikan untuk operasi pasar dari tanggal 3 Oktober 2018 hingga hari ini (10/10) sudah mencapai 80 ribu tabung,” ungkapnya.

Selain operasi pasar, Pertamina juga melakukan normalisasi pasokan LPG melalui jaringan lembaga penyalur resmi yang dipasok dari Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPBBE) yaitu Agen, Pangkalan dan SPBU.

“Empat SPPBE seluruhnya sudah beroperasi yakni SPPBE Muhsans Putra Arba Mandiri, SPPBE Prima Sentosa Alam Lestari, SPPBE Gema Palu dan SPPEK Putra Argam Mandiri. Seluruh SPPBE sudah aktif menyalurkan epliji ke Agen dan Pangkalan. Kami pun juga aktif melakukan pengiriman LPG Non PSO (Bright Gas) ke beberapa SPBU di kota Palu untuk lebih mempermudah akses masyarakat terhadap elpiji Pertamina,” jelas Roby.

Roby menambahkan,  untuk  mencegah pembelian berulang, digunakan verifikasi tinta kepada masyarakat yang membeli di Operasi Pasar. (rdy)

Leave a Comment

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com