Pembangunan 10 Destinasi Wisata Utama Dibantu Asing

Kamis, 10 Maret 2016
Jakarta, MINDCOMMONLINE.COM- Percepatan pembangunan di 10 destinasi wisata utama yang ditetapkan pemerintah akan mendapatkan bantuan pinjaman dari asing sebesar US$ 500 juta dari dana yang dibutuhkan sebesar US$ 3 miliar.

“Soal pembiayaan, ada pinjaman dari lembaga internasional sebesar US$ 500 juta untuk pinjaman awal fasilitas infrastruktur,” kata Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli seusai memimpin rapat koordinasi lanjutan tentang pembentukan Badan Otorita Pariwisata Danau Toba di kantornya, Jakarta, Kamis (10/3).

Rizal menjelaskan, nantinya pembiayaan pembangunan tidak seluruhnya menggunakan pinjaman asing, melainkan sebagiannya dibiayai oleh APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara).

“Kami juga minta agar sekaligus saja kita urusi pembiayaan untuk 10 destinasi wisata utama, tidak hanya Danau Toba,” katanya mengingat saat ini pemerintah tengah memulai percepatan pengembangan pariwisata dii Sumatera Utara itu.

Mantan Menteri Perdagangan era Presiden Abdurrahman Wahid itu menuturkan, diperkirakan butuh biaya hingga US$ 3 miliar untuk mempercepat pembangunan untuk mengembangkan 10 destinasi wisata utama yang ditetapkan pemerintah.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Hermanto Dardak mengatakan skema pinjaman asing itu masih dalam tahap awal.

Namun, Hermanto memastikan salah satu pihak yang terlibat memberikan bantuan pinjaman di antaranya adalah Bank Dunia.

“Memang untuk mendukung 10 destinasi wisata utama di mana tadi disebutkan biayanya itu US$ 500 juta dan diperluas sampai US$ 3 miliar,” ujarnya.

Pemerintah menetapkan Tanjung Klayang (Belitung), Danau Toba (Sumatera Utara), Kepulauan Seribu (Jakarta), Tanjung Lesung (Banten), Borobudur (Jawa Tengah), Bromo-Tengger-Semeru (Jawa Timur), Mandalika (Nusa Tenggara Barat), Labuan Bajo (Nusa Tenggara Timur), Wakatobi (Sulawesi Tenggara), dan Morotai (Maluku Utara) sebagai 10 destinasi wisata utama yang akan dipercepat pengembangannya.

Artikel Terkait:   Harga Properti Residensial Triwulan II-2016 Diperkirakan Tumbuh 0,36%

Penentuan 10 destinasi wisata utama itu dilakukan sebagai upaya mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan asing yang ditargetkan mencapai 20 juta orang pada 2019. (SR)

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com