Pergolakan Mesir, Jauh tapi Berpengaruh

Senin, 31 Januari 2011

Jakarta, MINDCOMMONLINE.COM – Meski tidak bertetangga dengan Indonesia dan berada nun jauh di Timur  Tengah,  Indonesia menjalin hubungan baik dengan Mesir. Bahkan   ada catatan khusus sepanjang kedua negara menjalin hubungan diplomatik selama puluhan tahun.

Setelah Indonesia merdeka,  Mesir tercatat sebagai negara pertama yang mengakui kemerdekaan  kita. Tanpa ragu rezim yang berkuasa di Mesir saat itu mengakui kemerdekaan Indonesia.

Di bidang pendidikan,   sudah ribuan  mahasiswa Indonesia yang belajar agama di negara tersebut. Di sana terdapat lembaga pendidikan tinggi Islam yang ternama, seperti Universitas Al Azhar yang usianya sudah ratusan tahun. Banyak ulama terkemuka  dan  pemimpin bangsa yang mengenyam ilmu di universitas tersebut.

Nama Al Azhar bahkan diabadikan menjadi nama masjid dan sekolah Islam terkemuka di Jakarta. Itu menunjukkan  Al Azhar mendapat tempat tersendiri di hati umat Islam Indonesia.

Mei 1998,  saat  Jakarta dilanda demonstrasi  dan penjarahan, Presiden Soeharto sedang tidak berada di Tanah Air. Dia dan rombongan tengah melakukan kunjungan kenegaraan ke Mesir. Sepekan setelah kembali dari negara yang dipimpin Husni Mubarrak itu, Soeharto pun lengser. Jadi, Mesir tercatat sebagai negara terakhir yang dikunjungi Soeharto dalam kapasitas sebagai kepala negara.

Kini negara itu tengah bergolak. Efek domino dari pergolakan   politik di Tunisia telah menjalar ke Mesir. Sama seperti  Tunisia, tuntutan rakyat Mesir adalah pergantian rezim.  Mereka  menginginkan  rezim Husni Mubarrak,  yang sudah tiga dasawarsa berkuasa, lengser seperti Presiden Tunisia, yang  melarikan diri ke Arab Saudi  karena tak lagi dikehendaki rakyatnya.

Pergolakan di Mesir tak luput dari perhatian pemerintah. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Senin (31/1),  menggelar  rapat kabinet terbatas bidang politik, hukum dan keamanan.  Salah satu yang dibahas adalah  perkembangan pergolakan politik di Mesir.

Artikel Terkait:   Apa yang Terjadi di Indonesia akan Berimbas ke ASEAN

Hasil rapat kabinet terbatas tersebut adalah pemerintah memutuskan mengevakuasi   Warga Negara Indonesia (WNI) yang bermukim di negara tersebut.  Ada 6.000-an WNI yang tinggal di Mesir, baik sebagai diplomat,  mahasiswa, maupun  pekerja. Untuk keperluan evakuasi itu pemerintah akan mengirim pesawat Garuda Indonesia dan pesawat-pesawat lainnya  ke Mesir mulai hari ini.

Mesir adalah negara terakhir yang dikunjungi mantan penguasa orde baru.  Ditilik dari masa berkuasanya,  Soeharto dan Husni Mubarrak, sama-sama berkuasa tiga dasawarga.  Dari segi umur, keduanya  nyaris berkuasa  seumur hidup.

Kekuasaan itu cenderung untuk korup.  Apalagi bila  berkuasa puluhan tahun, makin lupa dirilah sang penguasa. Itulah makanya di negara demokrasi masa jabatan seorang presiden dibatasi.  Indonesia telah memulainya sejak reformasi 1998.

Bagaimana dengan Mesir? Bila terjadi pergantian rezim,  dan rezim baru di sana  mau menerapkan demokrasi, pembatasan masa jabatan itu mutlak perlu dilakukan. Apalagi Mesir bukanlah monarki seperti negara-negara tetangganya.

Akankah  Husni Mubarrak bernasib sama seperti Soeharto, yang  terjungkal  karena gerakan reformasi? Bagaimana prospek demokrasi di negara tersebut bila  kelak terjadi pergantian rezim?

Suara rakyat suara Tuhan. Sudah banyak contohnya penguasa yang lengser karena  mengingkari suara rakyatnya. Apalagi bila negara tersebut subur dengan praktek KKN  dan  ekonominya terpuruk, makin mudah menyulut kemarahan rakyat terhadap rezim yang berkuasa.

Bila tak pandai mengelola  krisis kepercayaan rakyat   di bidang hukum dan ancaman krisis pangan, bukan  tak mungkin apa yang terjadi di Tunisia dan Mesir menjalar ke Indonesia.

Tentu kita tak ingin negara ini kembali terjerumus ke jurang krisis seperti 1998 lalu. Karena itu, pemerintah  harus lebih peka   memenuhi     tuntutan rakyat akan keadilan dan kesejahteraan. Bila gagal, rakyat tentu tak akan tinggal diam! (ra)

Artikel Terkait:   Mesir Jadi Pintu Masuk Ekspor RI ke Afrika

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com