Rating Indonesia Mencapai Level Investment Grade

Selasa,  13 Juli 2010

Jakarta, MINDCOMMONLINE.COM –  Japan Credit Rating Agency, Ltd (JCR) memperbaiki rating Indonesia hingga mencapai level Investment Grade, pada 13 Juli 2010. Perbaikan rating oleh JCR dilakukan untuk foreign currency long-term senior debt dari semula BB+ menjadi BBB- dan local currency long-term senior debt dari semula BBB- menjadi BBB, dengan outlook masing-masing stable.

Sebelumnya, 7 Juli 2009, JCR   memberikan rating action terhadap Indonesia  ketika sovereign rating diupgrade menjadi BB+ dengan outlook stabil.

“Dengan upgrade rating oleh JCR ini, posisi Foreign Currency Long-Term Senior Debt adalah BBB-/Stable dan Local Currency Long-Term Senior Debt adalah BBB/Stable,”  kata  Difi A. Johansyah, Kepala Biro Direktorat Perencanaan Strategis dan Hubungan Masyarakat Bank Indonesia, Selasa (13/7).

Deputi Gubernur Bank Indonesia, Hartadi A. Sarwono menyambut gembira upgrade rating oleh JCR ini. “Peningkatan rating ini merupakan cerminan perbaikan persepsi dan penilaian lembaga rating terhadap situasi perekonomian Indonesia yang terbukti tangguh. Predikat investment grade akan menambah kepercayaan investor asing terhadap Indonesia. Dengan upaya bersama yang strategis dan terarah, langkah ini diyakini dapat diikuti oleh lembaga-lembaga rating internasional lain”,  Hartadi menjelaskan, Selasa (13/7).

Dalam siaran persnya, JCR menyatakan bahwa peningkatan ini mencerminkan  meningkatnya stabilitas politik dan sosial seiring dengan kemajuan dalam demokratisasi dan desentralisasi;  prospek pertumbuhan ekonomi berkelanjutan didukung oleh solidnya permintaan domestic; dan   berkurangnya beban utang publik sebagai hasil dari pengelolaan fiskal yang hati-hati.

Indonesia juga dinilai  semakin resilience terhadap guncangan eksternal karena akumulasi cadangan devisa dan peningkatan kapasitas untuk pengelolaan utang luar negeri.

Yoshihiko Tamura dan Satoshi Nakagawa, sovereign analyst utama JCR untuk Indonesia, percaya bahwa Indonesia akan mempertahankan tingkat pertumbuhan ekonomi yang relatif tinggi dengan tetap menjaga stabilitas makroekonomi dan kesehatan fiskal di tahun-tahun mendatang. (ra)

Leave a Comment

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com