Sistem OSS Sudah Terbitkan 38.835 Nomor Induk Berusaha

Jumat, 21 September 2018

Jakarta, MINDCOMMONLINE.COM  – Menko Perekonomian Darmin Nasution menjelaskan,  untuk mendorong investasi, maka perizinan harus mudah. Apalagi di era digital seperti ini perizinan usaha dapat diproses secara elektronik.

“Kalau yang sebelumnya mengurus perizinan usaha secara offline, izinnya terlalu banyak dan memakan waktu yang lama, hingga 3 s.d 5 tahun. Kalau begitu caranya maka perizinan akan lama keluarnya,” terang Darmin dalam acara  Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Sistem Online Single Submission (OSS) di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (21/9).
Acara yang diselenggarakan Kementerian Koordinator Perekonomian  selama tiga hari sejak tanggal 19 September hingga 21 September 2018,  diinisiasi dalam rangka pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2018 tentang Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik (PBTSE) atau yang lebih sering disebut Online Singel Submision (OSS).
Selain itu, kegiatan ini juga diselenggarakan sebagai tindak lanjut surat Menteri Pariwisata perihal permohonan dukungan penyelenggaraan acara di  NTB pasca gempa.
Pada kesempatan itu Menko Darmin   memberikan arahan sekaligus membuka secara resmi acara sosialisasi dan bimbingan teknis sistem OSS pada hari terakhir, Jumat (21/9)
Lebih lanjut Menko Darmin menjelaskan, dengan memudahkan perizinan diharapkan agar investor merasa lebih nyaman, lebih jelas, dan lebih pasti dalam soal perizinan berusaha.
“Ada banyak sekali sistem berjalan dan saling nge-link seperti Administrasi Hukum Umum (AHU) di Kementerian Hukum dan HAM, Sistem Pelayanan Informasi dan Perizinan Investasi Secara Elektronik (SPIPISE) di BKPM, Dukcapil di Kemendagri, Pajak serta si cantik milik Kementerian Komunikasi dan Informatika. Saya dapat katakan ini yang pertama  kali di Indonesia,” jelas Darmin.
Sampai dengan tanggal 12 September 2018, sistem OSS telah melayani 71.914 registrasi dan menerbitkan 38.835 Nomor Induk Berusaha (NIB) sejak diluncurkan pada tanggal 9 Juli 2018.
Dengan demikian, sistem OSS ini rata – rata per hari melayani lebih dari 1000 registrasi dan menerbitkan NIB lebih dari 500. Sistem OSS pun memberikan layanan 24/7 (tetap menerbitkan perizinan berusaha pada hari Sabtu, Minggu, dan hari libur).
Pada kesempatan itu Menko Darmin   berpesan agar pelaksanaan OSS ini menyesuaikan perizinan yang sudah dicantumkan dalam PP No 24 Tahun 2018.
Turut hadir pada hari ketiga acara ini Gubernur Nusa Tenggara Barat Zulkieflimansyah, Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI), Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI), Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI), Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO), Kamar Dagang dan Industri (KADIN), serta Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dari seluruh wilayah Indonesia. (udy),

Leave a Comment

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com