Tax holiday Mampu Tarik Investasi Nikel

Senin, 6 Agustus 2018

Jakarta, MINDCOMMONLINE.COM-Kementerian Perindustrian menyatakan penerbitan tax holiday melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 35 Tahun 2018 tentang Pemberian Fasilitas Pengurangan Pajak Penghasilan Badan (PPh Badan) mampu menarik investasi nikel cobalt di Halmahera.

“Kalau memang benar investasi yang saya dengar Rp 140 triliun itu ada, pastilah itu dampak dari penerbitan fasilitas tax holiday,” kata Dirjen Industri Logam Mesin Alat Transportasi dan Elektronika Kemenperin Harjanto, Senin (6/8).

Harjanto menjelaskan, nikel cobalt merupakan jenis baterai yang dapat digunakan untuk kendaraan listrik. Menurutnya, tax holiday tersebut sangat menarik bagi para investor untuk mengembangkan kendaraan bermotor listrik di Indonesia.

“Kalau tidak ada tax hoiday, mereka mungkin mencari negara lain untuk investasi,” tukasnya.

Harjanto menambahkan, ia kerap menawarkan fasilitas tersebut kepada berbagai investor yang telah memproduksi baterai di Indonesia.

“Kami juga sempat tawarkan Panasonic. Di dunia ini kan hanya tiga negara yang mengembangkan baterai yaitu China, Korea Selatan, dan Jepang,” ungkapnya.

Menurutnya, PMK tersebut diterbitkan untuk mendukung dan mendorong industri kendaraan bermotor listrik di dalam negeri.

Insentif tax holiday tersebut akan diberikan kepada industri pembuatan komponen utama sistem penggerak, yang mendukung industri pembuatan kendaraan bermotor listrik.

Pertama, industri pembuatan motor listrik yang terintegrasi dengan industri pembuatan magnet. Kedua, industri pembuatan motor listrik yang terintegrasi dengan industri pembuatan kumparan. Ketiga, industri baterai untuk kendaraan listrik.

Berdasarkan PMK tersebut, perusahaan yang menanamkan modalnya, termasuk perusahaan lama yang akan berekspansi, di bidang tersebut akan mendapatkan tax holiday berupa PPh badan.

Berdasarkan Pasal (2) ayat (2), pengurangan PPh badan diberikan 100 persen dari jumlah PPh badan terutang. Sebelumnya, persentase pengurangan tax holiday berkisar 10%-100%. (uki)

Artikel Terkait:   Ini Stimulan untuk Industri Tekstil dan Alas Kaki

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com