Tekanan Kenaikan Harga Berlanjut Hingga Mei

Selasa, 7 Januari 2014

Jakarta, MINDCOMMONLINE.COM – Hasil Survei Penjualan Eceran Bank Indonesia pada November 2013 mengindikasikan berlanjutnya peningkatan konsumsi rumah tangga.

Hal ini tercermin dari peningkatan pertumbuhan bulanan dan tahunan pada Indeks Penjualan Riil (IPR), yang masing-masing tumbuh meningkat menjadi 1,5% (mtm) dan 14,0% (yoy) dari bulan sebelumnya 1,2% (mtm) dan 12,9% (yoy).

“Kenaikan penjualan dialami oleh seluruh kelompok barang, kecuali kelompok suku cadang dan aksesoris serta kelompok perlengkapan rumah tangga lainnya,” demikian informasi yang dilansir laman Bank Indonesia, Senin.

 Indikasi berlanjutnya peningkatan konsumsi juga ditunjukkan oleh perkiraan IPR dan ekspektasi penjualan beberapa bulan ke depan. IPR Desember 2013 diperkirakan tumbuh lebih tinggi, mencapai 8,4% (mtm) atau 18,3% (yoy).
Sementara ekspektasi penjualan 3 dan 6 bulan mendatang juga memperlihatkan kenaikan indeks, yang didorong membaiknya daya beli masyarakat.
Survei juga mengindikasikan masih adanya tekanan kenaikan harga dari sisi pedagang pada 3 bulan  (Februari 2014) dan 6 bulan ke depan (Mei 2014).
“Tekanan ini dipengaruhi oleh  tingginya harga bahan baku impor terkait pelemahan nilai tukar dan naiknya biaya produksi karena kenaikan tarif listrik dan upah,” simpul BI. (ra)

Leave a Comment

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com