Tingkatkan Perdagangan dan Investasi, Indonesia -Inggris Sepakat Selesaikan Kajian Perdagangan Bersama Tahun Ini

Rabu, 22 Juli 2020

Jakarta, MINDCOMMONLINE.COM – Indonesia dan Inggris sepakat segera menyelesaikan Kajian Perdagangan Bersama (Joint Trade Review/JTR) pada Desember tahun ini untuk meningkatkan hubungan ekonomi kedua negara, khususnya bidang perdagangan dan investasi.

Kesepakatan ini mengemuka pada Pertemuan JTR ke-2 yang dilaksanakan secara virtual pada 20-21 Juli 2020.

Sebelumnya, pertemuan JTR yang pertama telah dilaksanakan pada 9 Desember 2019 lalu di
London, Inggris.

“Pertemuan ini adalah bukti komitmen kuat kedua negara untuk meningkatkan hubungan
perdagangan dan investasi. Pandemi Covid-19 dan situasi ekonomi global yang tidak menentu
semakin mendorong kedua negara untuk memperkuat kerja sama guna mengatasi tantangan
sekaligus mempersiapkan kemitraan jangka panjang yang lebih erat,” ujar Direktur Jenderal
Perundingan Perdagangan Internasional (PPI) Iman Pambagyo saat memimpin pertemuan
tersebut.

Iman menjelaskan, para delegasi melakukan diskusi intensif yang mencakup perkembangan
terakhir kebijakan ekonomi kedua negara, identifikasi berbagai sektor potensial, potensi kerja
sama, serta penjajakan peluang perdagangan dan investasi dari kedua arah. Selanjutnya, kedua
delegasi akan menggelar pertemuan dengan pelaku usaha kedua negara setelah berkonsultasi
terlebih dahulu dengan pelaku usaha di masing-masing negara.

“Masukan para pelaku usaha sangat penting dalam penyusunan kajian ini. Sebab, para pelaku
usaha mengetahui secara langsung kondisi di lapangan terkait kebijakan yang diterapkan masingmasing negara dan peluang bisnis yang dapat digali kedua pihak untuk meningkatkan
perdagangan,” imbuh Iman.

Hasil JTR akan memetakan hubungan perdagangan dan investasi, mengidentifikasi sektor-sektor
utama dan potensial, serta menyusun rekomendasi kebijakan bagi pemerintah kedua negara.
Penyusunan JTR dikoordinasikan oleh Kementerian Perdagangan sebagai wakil pemerintah
Indonesia dan Departemen Perdagangan Internasional (Department of International Trade/DIT)
sebagai wakil pemerintah Inggris.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang diolah Kementerian Perdagangan, Inggris
menduduki peringkat ke-22 negara tujuan ekspor Indonesia, dan peringkat ke-23 negara asal
impor Indonesia. Nilai total perdagangan Indonesia dengan Inggris pada 2019 mencapai USD 2,4
miliar. Nilai ekspor dan impor Indonesia ke Inggris masing-masing tercatat sebesar USD 1,4 miliar
dan USD 1,0 miliar. Sementara itu, nilai investasi Inggris di Indonesia pada 2019 tercatat senilai
USD 87,6 juta.

Indonesia dan Inggris menandatangani terms of references (TOR) untuk melakukan kajian
perdagangan bersama (JTR) kedua negara pada 16 Oktober 2019. Penandatanganan TOR ini
dilakukan Inggris setelah keluar dari Uni Eropa sehingga hubungan dengan Indonesia yang telah
terjalin baik dapat dilanjutkan dan bahkan ditingkatkan. (rdy)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *