Pelunasan Sebelum Jatuh Tempo Savings Bond Ritel Seri SBR007

Selasa, 28 Juli 2020

Jakarta, MINDCOMMONLINE.COM – Sesuai dengan memorandum informasi Savings Bond Ritel (SBR) seri SBR007, Pemerintah menyediakan fasilitas Pelunasan Sebelum Jatuh Tempo (Early Redemption) SBR007, dengan Pokok-pokok Ketentuan dan Persyaratan sebagai berikut:

1.Periode Pengajuan Early RedemptionMulai tanggal 27 Juli  2020 pukul 09.00 WIB dan berakhir pada tanggal 4 Agustus 2020 pukul 15.00 WIB
2.Tanggal Setelmen Early Redemption10 Agustus 2020
3.Nilai Maksimal Early Redemption50% (lima puluh per seratus) dari setiap Transaksi Pembelian yang telah dilakukan.
4.Nilai Minimal Early RedemptionPengajuan Pelunasan Sebelum Jatuh Tempo (Early Redemption) atas satu Transaksi Pembelian dilakukan dengan ketentuan minimal 1 (satu) unit atau senilai Rp1.000.000,00 (satu juta rupiah) dan kelipatan 1 (satu) unit atau senilai Rp1.000.000,00 (satu juta rupiah).
5.Investor Yang Dapat Menggunakan Fasilitas Early RedemptionSetiap Investor SBR007 yang memiliki minimal kepemilikan 2 (dua) unit atau senilai Rp2.000.000,00 (dua juta rupiah) untuk setiap Transaksi Pembelian SBR007 yang telah dilakukan.


sumber: Ditjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan

Tata cara pengajuan Pelunasan Sebelum Jatuh Tempo (Early Redemption):

  1. Pengajuan Pelunasan Sebelum Jatuh Tempo (Early Redemption) dilakukan pada Masa Pengajuan (WindowEarly Redemption melalui Sistem Elektronik yang ada di Mitra Distribusi tempat Pemilik SBR007 melakukan pemesanan secara elektronik yang terhubung dengan jaringan internet;
  2. Investor melakukan pengajuan Pelunasan Sebelum Jatuh Tempo (Early Redemption) dengan memasukkan jumlah nilai SBR007 yang diajukan melalui Sistem Elektronik pada Mitra Distribusi;
  3. Setiap pengajuan Pelunasan Sebelum Jatuh Tempo (Early Redemption) akan diteruskan secara real time ke Sistem Elektronik pada Kementerian Keuangan;
  4. Sistem Elektronik pada Kementerian Keuangan akan melakukan validasi atas pengajuan Pelunasan Sebelum Jatuh Tempo (Early Redemption) terhadap kesesuaian atas ketentuan mengenai Pelunasan Sebelum Jatuh Tempo (Early Redemption);
  5. Pada tanggal setelmen, Pemilik SBR007 akan menerima pokok SBR007 sebesar nominal yang diajukan pada saat periode Pelunasan Sebelum Jatuh Tempo (Early Redemption) beserta kupon selama 1 (satu) bulan penuh, sesuai ketentuan dan persyaratan yang berlaku. Apabila pembayaran pokok dan kupon SBR tersebut bertepatan dengan hari di mana operasional sistem pembayaran tidak diselenggarakan oleh Bank Indonesia, maka pembayarannya akan dilakukan pada Hari Kerja berikutnya tanpa kompensasi bunga;
  6. Dalam hal Sistem Elektronik pada Mitra Distribusi tidak lagi tersedia yang mengakibatkan Pemilik SBR007 tidak dapat melakukan Pelunasan Sebelum Jatuh Tempo (Early Redemption), maka Pemerintah berwenang mengalihkan pengajuan Pelunasan Sebelum Jatuh Tempo (Early Redemption) kepada Mitra Distribusi lain atau mengambil kebijakan lain yang akan ditentukan kemudian.


Daftar Mitra Distribusi SBR007, yaitu:

NoMitra Distribusi
I.Bank
1.PT Bank Central Asia Tbk                                  
2.PT Bank CIMB Niaga Tbk
3.PT Bank DBS Indonesia Tbk
4.PT Bank HSBC Indonesia Tbk
5.PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
6.PT Bank Maybank Indonesia Tbk
7.PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk                              
8.PT Bank OCBC NISP Tbk                                       
9.PT Bank Panin Tbk
10.PT Bank Permata Tbk
11.PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk                              
12.PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
II.Perusahaan Efek
13.PT Bahana Sekuritas                               
14.PT Danareksa Sekuritas
15PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk                                
III.Perusahaan Efek Khusus (APERD Financial Technology)
16.PT Bareksa Portal Investasi
17.PT Star Mercato Capitale (Tanamduit)
18.PT Nusantara Sejahtera Investama (Invisee)
IV.Perusahaan Financial Technology (Peer-to-Peer Lending)
19.PT Investree Radhika Jaya
20.PT Mitrausaha Indonesia Group (Modalku)

sumber: Ditjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan

(rud)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *