Kabupaten Barito Kuala Dilanda Angin Puting Beliung

Jumat, 16 Oktober 2020

Jakarta, MINDCOMMONLINE.COM –  Hujan disertai angin puting beliung melanda Kabupaten Barito Kuala, Provinsi Kalimantan Selatan, pada Selasa (13/10), pukul 16.30 WITA. Adapun daerah yang terdampak meliputi Kecamatan Alalak, tepatnya di Kelurahan Handil Bakti, Desa Sungai Pitung, Desa Sungai Lembah, dan Desa Beringin.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Barito Kuala menginformasikan bahwa dari kejadian ini sejumlah masyarakat mengalami dampak dan kerugian, sedikitnya 44 KK atau sejumlah 135 jiwa terdampak. Selain itu, angin puting beliung ini mengakibatkan kerugian materil dengan total sejumlah 41 unit rumah rusak dengan rincian diantaranya rumah rusak berat (RB) 2 unit, rusak sedang (RS) 18 unit, rusak ringan (RR) 20 unit. Sedangkan fasilitas umum, tercatat 3 unit tiang listrik roboh, 6 unit ruko RR. Sementara itu, beberapa pohon yang tumbang sempat mengganggu lalu lintas jalan provinsi selama satu jam sebelum dilakukan pembersihan.

“BPBD Kabupaten Barito Kuala telah meninjau ke lokasi kejadian untuk melakukan kaji cepat dan berkoordinasi dengan instansi terkait guna mempercepat penanganan bencana. Selain itu kerjasama dengan TNI-POLRI, Dinas Sosial, PLN, relawan dan masyarakat untuk melakukan pembersihan pohon-pohon yang mengganggu jalan, perbaikan tiang listrik dan lain-lain,” ungkap Dr. Raditya Jati, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Kamis.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Barito Kuala, memutakhirkan informasi terkini mengenai bantuan untuk warga yang menjadi korban di lokasi kejadian bencana per hari Kamis, (15/10) dimana BPBD Provinsi Kalimatan Selatan dan BPBD Kabupaten Barito Kuala akan melakukan pendistribusian bantuan berupa logistik, terpal, makanan siap saji, dan kebutuhan lainnya untuk penanganan warga yang terdampak.

Waspada Cuaca Buruk

Melalui laman websitenya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca buruk untuk wilayah Kalimantan Selatan terhitung Kamis (15/10) hingga Sabtu (17/10). Lebih lanjut, BMKG menyebut agar masyarakat waspada terhadap potensi hujan disertai kilat dan angin kencang berdurasi singkat pada siang dan sore hari di wilayah Hulu Sungai Utara, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Selatan, Tapin, Barito Kuala, Banjar, Tanah Bumbu, Kotabaru, Banjarmasin, Banjarbaru, Tanah Laut, Tabalong, Balangan, dan sekitarnya.

Melalui hasil kajian risiko bencana yang dapat diakses melalui InaRISK, wilayah di Kabupaten Barito Kuala, Provinsi Kalimantan Selatan memang memiliki potensi bahaya cuaca ekstrem dengan tingkat bahaya sedang hingga tinggi. Adapun kabupaten yang memiliki luas wilayah 2.996 km² tersebut terdapat setidaknya 17 kecamatan yang berada pada potensi bahaya, dengan jumlah populasi yang rawan terpapar sekitar 298.022 jiwa. (rdy)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *