Kemendag Dukung Platform IndonesiaStore.ae,

Rabu, 18 November 2020

Jakarta, MINDCOMMONLINE.COM – Menteri Perdagangan Agus Suparmanto menegaskan, Kementerian Perdagangan mendukung penggunaan berbagai platform digital untuk memasarkan produk ekspor, khususnya produk usaha, mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang berorientasi ekspor. Terutama, dalam dalam kondisi banyak negara menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan proses pemulihan ekonomi sebagai akibat dampak Covid-19.

“Untuk itu, UMKM harus terus melakukan inovasi dan meningkatkan kapasitas dalam
pengembangan produk dan daya saing,” kata Mendag.

Salah satu caranya, yaitu melalui inovasi yang dilakukan diaspora Indonesia di Dubai, Uni Emirat
Arab (UEA) yang meluncurkan platform lokapasar IndonesiaStore.ae. Platform ini resmi dibuka
secara virtual melalui konferensi video pada Senin (16/11).

Peresmian platform disaksikan Duta Besar Luar Biasa Berkekuatan Penuh RI untuk UEA Husin Bagis
dan Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kasan. Pembukaan platform dihadiri Kepala
Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Dubai Heny Rusmiyati, CEO Indonesia in Your Hand
Amiranto Adi Wibowo, CFO GCC Global FZC Indrawan Catur Putranto, serta para pelaku UMKM
Indonesia.

“Platform IndonesiaStore.ae yang dimiliki diaspora Indonesia tersebut diharapkan bisa menjadi
salah satu wadah akses bagi para UMKM Indonesia untuk memasarkan produknya di kawasan
UEA,” kata Kasan.

Kasan mengapresiasi GCC Global FZC dan Indonesia In Your Hand yang telah membuat platform
indonesiastore.ae. Hal ini merupakan langkah awal meningkatkan ekspor produk Indonesia di
pasar global, khususnya UEA.

“Diharapkan dengan jaringan gudang distribusi yang telah dimiliki GCC Global FZC, produk
Indonesia bisa didistribusikan lebih luas lagi, bukan hanya ke UEA, namun juga ke negara lainnya
di kawasan Timur Tengah. Pemerintah akan terus mendukung inisiatif ini dan
mempromosikannya,” tegas Kasan.

Senada dengan Kasan, Dubes Husin juga mengapresiasi atas terobosan pembukaan platform
produk UMKM Indonesia di UEA. Husin berharap ekspor produk Indonesia dapat terus
dioptimalkan, terutama di masa pandemi.

“Ini adalah momentum yang tepat untuk membangun kembali perekonomian Indonesia melalui
peningkatan ekspor. Untuk itu, diperlukan terobosan baru yang dapat mengoptimalkan potensi
ekspor di masa pandemi, salah satunya melalui perdagangan digital seperti Indonesiastore.ae,”
ungkap Husin.

Heny menambahkan, dengan adanya platform ini produk Indonesia akan lebih dikenal masyarakat
UEA. “Diharapkan produk Indonesia tidak hanya diminati masyarakat lokal (Emirati), tetapi juga
masyarakat dari kalangan ekspatriat yang mendominasi hampir 85 persen total populasi UEA.
Langkah ini akan terus didukung oleh ITPC Dubai untuk peningkatan ekspor ke wilayah EUA dan
sekitarnya,” pungkasnya.

Pada periode Januari–September 2020, total perdagangan Indonesia-UEA mencapai USD 2,22
miliar. Pada periode tersebut, ekspor Indonesia ke UEA tercatat sebesar USD 922 juta. Komoditas
ekspor utama Indonesia ke UEA di antaranya perhiasan, kendaraan, kelapa sawit, kertas karton,
dan kain tenun sintetis.

Sementara, impor Indonesia dari UEA tercatat sebesar USD 1,3 miliar.
Komoditas impor utama Indonesia dari UEA di antaranya produk besi, aluminium, propylene,
acyclic hydro, dan biji plastik. (rdy)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *