KEK Bitung Diharapkan Berperan dalam Pemulihan Ekonomi

Jumat, 20 November 2020

Jakarta, MINDCOMMONLINE.COM- Keberadaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung di Sulawesi Utara diharapkan dapat mengundang investor dan membantu pemulihan ekonomi secara nasional.

“Melalui KEK Bitung yang dibangun untuk mendukung kegiatan ekonomi, terutama di Sulawesi Utara, investor diharapkan bisa masuk ke dalam satu KEK dan memperoleh berbagai fasilitas yang tidak ada di luar kawasan KEK itu sendiri,” kata Sekretaris Kementerian PPN/Sekretaris Utama Bappenas Himawan Hariyoga, Kamis (19/11).

Ia memastikan Kementerian PPN/Bappenas mendorong percepatan infrastruktur pendukung yang masuk di dalam KEK Bitung, seperti tol Manado-Bitung yang ditargetkan rampung di 2021, serta Pelabuhan Hub Internasional Bitung dan Pelabuhan Perikanan Samudera Bitung yang saat ini saling terpadu.

Himawan menambahkan kehadiran KEK ini dapat berkontribusi terhadap sektor industri melalui penyerapan tenaga kerja, kegiatan ekspor sebagai sumber devisa negara, dan infrastruktur pendukung seperti jalan tol dan pelabuhan yang dibangun untuk pertumbuhan ekonomi Bitung.

Saat ini, menurut dia, Pelabuhan Bitung sudah memenuhi standar kedalaman yang memadai untuk layanan internasional, terbukti dari komoditas dan sektor unggulan di Bitung yang menjadi andalan komoditi ekspor, baik sektor perikanan, pertanian, dan industri.

“Kami berharap Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dapat mendukung penuh pengembangan KEK Bitung ini, termasuk di dalamnya Pelabuhan Hub Internasional Bitung dan Pelabuhan Perikanan Samudera karena KEK Bitung dan pelabuhan ini saling terpadu,” kata Himawan.

Dalam kesempatan ini, Himawan didampingi Deputi Bidang Pendanaan Pembangunan Bappenas Leonardo Tampubolon dan Kepala KSOP Kelas II Bitung Mursidi mengunjungi Pelabuhan Hub Internasional Bitung.

Kunjungan tersebut menjadi bagian Kunjungan Kerja Menteri PPN/Kepala Bappenas bersama Gugus Tugas Kementerian PPN/Bappenas untuk Menyiapkan Transformasi Ekonomi Provinsi Sulawesi Utara yang diagendakan berlangsung 16-19 November 2020.

“Bappenas turun langsung ke lapangan untuk memastikan langkah-langkah tepat untuk pemulihan ekonomi dan reformasi sosial untuk mengatasi dampak pandemi COVID-19. Kira-kira, sudah sejauh mana pencapaian target-target nasional maupun daerah,” kata Himawan terkait kunjungan itu. (sr)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *